Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyiapkan langkah konkret membangun serta memperbaiki fasilitas SD Negeri Lasara di Kabupaten Nias Utara setelah melihat kondisi ruang kelas yang memprihatinkan. Sekolah dasar yang berdiri pada 2023 tersebut sebelumnya diinisiasi warga lantaran anak-anak setempat harus menempuh jarak sangat jauh untuk bersekolah.
Kepala SD Negeri Lasara Fitriani Hulu menuturkan bahwa inisiatif pendirian sekolah berawal dari aspirasi para orang tua dan tokoh masyarakat guna mendekatkan akses pendidikan dasar di wilayah tersebut. Namun, keterbatasan fasilitas membuat sekolah ini baru memiliki tiga ruang kelas nonpermanen untuk menampung puluhan siswa dari kelas 1 sampai 4.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKondisi paling mencolok terlihat dari ruang belajar siswa kelas 1 dan kelas 2 yang terpaksa disatukan dalam satu ruangan tanpa dinding permanen, melainkan hanya dipisahkan menggunakan tirai. Meski demikian, semangat menuntut ilmu anak-anak di tempat itu tetap tinggi di tengah segala keterbatasan fasilitas penunjang belajar.
Fitriani menyampaikan rasa syukur mendalam atas respons cepat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang turun tangan langsung memberikan perhatian kepada lembaga pendidikan yang dipimpinnya. Kehadiran gubernur membawa angin segar bagi para guru dan orang tua murid yang mendambakan fasilitas belajar layak.
Bobby Tinjau Langsung dan Janji Tingkatkan Fasilitas Sekolah
Dukungan serupa diungkapkan para wali murid seperti Yarni Hulu dan Yarma Harefa yang mengaku sangat terbantu dengan keberadaan sekolah dekat permukiman. Mereka berharap rencana pembangunan fasilitas baru oleh Pemprov Sumut segera terwujud agar anak-anak bisa belajar dengan nyaman.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution langsung mendatangi lokasi untuk memantau aktivitas belajar mengajar serta kondisi bangunan sekolah yang masih sangat sederhana. Dalam kunjungan tersebut, ia menyempatkan diri berdialog langsung dengan para guru serta menyapa puluhan siswa.
Kehadiran orang nomor satu di Sumut itu disambut antusias oleh anak-anak dan warga setempat yang merindukan uluran tangan pemerintah terhadap dunia pendidikan di daerah kepulauan. Selama ini, banyak orang tua mengalami kendala jarak dan ketiadaan kendaraan untuk mengantar anak ke sekolah lain.
"Kami memilih sekolah SD Negeri Lasara ini karena rumah saya juga dekat dari sini. Kalau kami memilih sekolah yang jauh, tentunya kami terbatas untuk mengantar, dan kemudian kami juga tidak ada motor untuk mengantar anak-anak kami," ujar salah satu orang tua siswa Yarma Harefa.