Pemerintah Kota Solo bersiap menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan RI dengan menggelar Pawai Pembangunan pada Jumat (21/8/2026). Acara yang akan dimulai pukul 14.00 WIB ini diprediksi akan menarik antusiasme warga, sehingga Dinas Perhubungan Kota Solo telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas guna memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Solo, Andri Wahyudi, menjelaskan bahwa pawai akan melintasi jalur utama dari Jl Slamet Riyadi hingga berakhir di Balai Kota Solo. Rekayasa arus lalu lintas akan diberlakukan mulai dari Simpang Empat Gendengan tepat setelah pelaksanaan Salat Jumat.
"Pawai pembangunan start-nya dari Jl Slamet Riyadi sampai Balai Kota Solo. Nah, untuk besok itu kan untuk rekayasa lalu lintasnya, untuk pengalihan arusnya kami lakukan di Simpang Empat Gendengan. Penutupan jalan dilakukan sebelum peserta berjalan," kata Andri dikutip dari laporan media.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeAndri menambahkan, kendaraan dari arah barat yang mencapai Simpang Gendengan akan dialihkan ke arah selatan atau utara. Selain itu, sistem situasional buka-tutup jalan akan diterapkan di beberapa titik strategis, seperti Simpang Empat Ngapeman, Simpang Empat Timuran, hingga Simpang Tiga Sate Pak Manto untuk meminimalisir penumpukan kendaraan.
Pengaturan lalu lintas juga menyasar sisi timur kota. Kendaraan dari arah Pasar Gede akan dialihkan menuju Ketandan dan melalui simpang Jl Kapten Mulyadi. Pihak Dishub memperkirakan seluruh rangkaian acara pawai akan rampung sekitar pukul 18.00 WIB.
Di sisi lain, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo, Maretha Dinar Cahyono, menyebutkan bahwa sebanyak 45 peserta telah terdaftar untuk memeriahkan pawai kali ini. Mengusung tema "Sayangi Semesta, Hidup Bahagia", para peserta diharapkan dapat menampilkan kreativitas berbasis lingkungan.
"Kami memilih tema-tema lingkungan yang memang yang baru tren supaya masyarakat juga nanti bisa ada lihat bunga, material dari bahan daur ulang, sehingga bisa menginspirasi," jelas Maretha.