Spider-Man: Across the Spider-Verse menjadi salah satu mahakarya film animasi superhero paling ikonik yang diproduksi oleh Columbia Pictures bersama Sony Pictures Animation. Berdasarkan laporan, film besutan sutradara Joaquim Dos Santos, Kemp Powers, dan Justin K. Thompson ini melanjutkan kisah perjalanan epik Miles Morales menjelajahi multiverse.
Dari analisis Kabayan News, penggarapan sekuel dari film Into the Spider-Verse ini memakan anggaran fantastis dan menampilkan gaya visual berbeda di setiap semesta yang dikunjungi. Dengan durasi mencapai 140 menit, film tersebut dinobatkan sebagai film animasi layar lebar Amerika dengan durasi terpanjang saat pertama kali meluncur ke bioskop.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePerjalanan cerita berfokus pada konflik internal Miles Morales yang harus menyeimbangkan tanggung jawab sebagai pahlawan super dengan kehidupan pribadinya. Kehadiran karakter baru seperti penjahat The Spot serta organisasi Spider-Society yang dipimpin Miguel O'Hara semakin memperumit alur lintas dimensi yang menegangkan.
Sambutan meriah dari penonton global mengantarkan film ini meraih pendapatan box office melampaui 690 juta dolar Amerika Serikat serta mengamankan berbagai penghargaan bergengsi. Pengamat industri perfilman menilai pencapaian tersebut memperkokoh posisi waralaba Spider-Verse sebagai standar baru dalam industri animasi modern.