Charles Oliveira tumbuh sebagai anak dari keluarga prasejahtera di kawasan favela Vicente de Carvalho, Guarujá, Sao Paulo, Brasil. Pada usia tujuh tahun, hidupnya sempat divonis berat oleh dokter setelah didiagnosis mengidap penyakit jantung rematik yang memaksanya berhenti melakukan aktivitas fisik.
Semangat juang tinggi mengubah jalan hidup Charles Oliveira ketika tetangga mengenalkannya pada sasana jiu-jitsu lokal yang memberikan kelas gratis bagi anak kurang mampu. Pengorbanan keluarga menjual jajanan jalanan serta kardus bekas demi membiayai latihan membuahkan hasil manis saat ia menjuarai kompetisi Sao Paulo hanya dalam kurun waktu dua bulan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeTransisi menuju dunia mixed martial arts dimulai pada tahun 2007 dengan mencatatkan rekor amatir sempurna sebelum melangkah ke panggung profesional. Debut profesional di ajang Predador Fight Championship langsung disapu bersih lewat kemenangan turnamen satu malam penuh aksi.
Prestasi gemilang membawa Charles Oliveira bergabung dengan organisasi Ultimate Fighting Championship dan langsung mencetak rekor submission kilat atas Darren Elkins. Konsistensi permainan bawah memantapkan posisinya sebagai penguasa divisi ringan sekaligus pengukir rekor submission terbanyak dalam sejarah organisasi.
Perjalanan luar biasa membuktikan bahwa kerja keras mampu meruntuhkan segala batasan fisik maupun ekonomi. Status legenda kini melekat erat pada diri sang petarung asal Brasil tersebut setelah melalui jatuh bangun karier profesional.