Sebagaimana diwartakan oleh Suara Indonesia News, upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digenjot melalui serapan beras dari petani lokal. Pihak Perum Bulog memastikan bahwa ketersediaan beras di dalam negeri berada dalam kondisi yang sangat aman dan terkendali.
Berdasarkan laporan dari lapangan, Kabulog Indramayu, Apip Wijaya, mengungkapkan bahwa realisasi pengadaan dalam negeri hingga saat ini telah berhasil menembus angka lebih dari 50 persen dari total target yang telah ditetapkan. Capaian positif ini diyakini mampu menepis kekhawatiran masyarakat sekaligus mengantisipasi risiko kelangkaan di masa mendatang.
"Alhamdulillah, sampai hari ini sudah mencapai lebih dari 50 persen dari total target. Beras aman. Untuk panen berikutnya juga aman. Kita bisa mitigasi dengan baik," ujar Apip Wijaya sebagaimana dikutip dari laporan media.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeLebih lanjut, ia menjelaskan bahwa proses penyerapan gabah dan beras petani sudah dimulai sejak awal tahun demi menjaga stabilitas stok secara berkala. Di sisi lain, program penyaluran bantuan pangan beras juga terus berjalan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah fluktuasi harga pasar.
Pemerintah berkomitmen untuk terus mengoptimalkan distribusi bantuan serta menjaga ketersediaan cadangan pangan nasional agar masyarakat tetap terlindungi dari dampak kenaikan harga kebutuhan pokok.