Terapi cahaya terang untuk atasi kantuk saat bekerja di malam hari kini menjadi sorotan setelah sebuah meta-analisis baru diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports.
Berdasarkan analisis Kabayan News terhadap penelitian tersebut, paparan cahaya intensitas tinggi terbukti mampu mempertajam kewaspadaan serta menjaga fokus pekerja dari penurunan atensi selama simulasi shift malam.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebagaimana dilaporkan dalam studi tersebut, pekerja shift malam sering menghadapi berbagai masalah kesehatan serta penurunan performa kognitif akibat gangguan ritme sirkadian tubuh.
Mengutip laporan penelitian terkait, para ahli mengevaluasi 16 studi dengan total 311 partisipan untuk melihat efektivitas intervensi cahaya minimal 1.000 lux.
Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kelompok yang menerima terapi cahaya terang memiliki kinerja kognitif serta tingkat kewaspadaan lebih baik dibandingkan kelompok kontrol.
Kendati demikian, para peneliti mengingatkan bahwa dosis optimal, durasi, serta manfaat nyata dalam kondisi dunia nyata masih memerlukan penelitian lanjutan mendalam.