Pahlawan kemenangan Timnas Spanyol di final Piala Dunia 2026, Ferran Torres, mendadak jadi sorotan publik. Winger milik FC Barcelona tersebut memicu kontroversi di tengah perayaan gelar juara akibat atribut busana yang dikenakannya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Saat berada di atas bus terbuka bersama skuad La Roja, Torres terlihat memakai topi bertuliskan "Make Spain Great Again". Slogan tersebut dinilai sangat mirip dengan jargon politik terkenal milik mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Aksi pemain berusia 26 tahun itu langsung dimanfaatkan oleh berbagai pihak secara politik. Pihak Gedung Putih mengunggah respons resmi melalui platform X dan menyambut baik hal tersebut dengan menyebut bahwa semua orang ingin menjadi bagian dari gerakan mereka.
Tak hanya di Amerika Serikat, partai politik kanan jauh asal Spanyol, Vox, turut memanfaatkan momen tersebut. Anggota DPR Spanyol dari partai Vox, Carina Mejias, memberikan pembelaan terbuka kepada Torres melalui media sosial miliknya.
"Rasa iri selalu menjadi bahan bakar bagi orang-orang biasa. Ketika beberapa orang sibuk mengkritik, Ferran Torres menjawabnya di tempat yang paling menentukan, yaitu di dalam lapangan," tulis Carina Mejias.
Slogan "Make Spain Great Again" sendiri memang sempat dipopulerkan oleh Santiago Abascal, pemimpin utama partai Vox, dalam beberapa tahun terakhir di panggung politik Spanyol.
Ini bukan kali pertama Torres terseret dalam isu politik nasional. Menurut laporan L'Equipe, pemain asal Valencia tersebut sebelumnya sempat melontarkan kritik pedas kepada pemerintah sosialis pimpinan Pedro Sanchez terkait penanganan bencana banjir pada Oktober 2024 lalu.