James R. Thompson Center di Chicago, Amerika Serikat, tengah mencuri perhatian publik setelah menjalani proyek renovasi besar-besaran. Gedung perkantoran bergaya postmodern yang awalnya dikenal sebagai State of Illinois Center ini dulunya dirancang oleh arsitek kenamaan Helmut Jahn dan dibuka pertama kali pada tahun 1985.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Seiring berjalannya waktu, gedung berlantai 17 dengan ciri khas atrium melingkar dan fasad kaca melengkung ini sempat mengalami berbagai kendala operasional serta biaya perawatan yang membengkak. Kondisi tersebut membuat sejumlah gubernur Illinois sempat berupaya menjual atau merenovasi ulang bangunan ikonik tersebut selama bertahun-tahun.
Titik terang akhirnya muncul ketika Alphabet Inc. selaku induk perusahaan Google memutuskan untuk mengakuisisi gedung tersebut. "Kami melihat potensi besar untuk menghadirkan ruang kerja yang kolaboratif sekaligus mempertahankan nilai arsitektur ikonik dari bangunan ini," demikian penjelasan terkait proyek renovasi tersebut.
Proyek pemugaran yang dimulai sejak tahun 2024 ini melibatkan perombakan total, termasuk penggantian panel kaca lama dengan kaca berinsulasi yang lebih efisien energi serta perbaikan struktur interior. Di bawah pengawasan ketat, bagian atrium legendaris tetap dipertahankan untuk menjaga keaslian desain aslinya.
Rencananya, gedung yang kini dipangkas namanya menjadi Thompson Center ini akan mulai digunakan oleh para karyawan Google pada tahun 2027 mendatang. Transformasi ini diharapkan tidak hanya memberikan fasilitas kerja yang modern, tetapi juga menghidupkan kembali kawasan bisnis di jantung kota Chicago.