Puluhan masyarakat yang tergabung dalam aliansi Korban Banjir Langsa atau KBL menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kantor Wali Kota Langsa. Berdasarkan laporan yang dihimpun, aksi protes ini dilatarbelakangi oleh kekecewaan warga terhadap lambatnya penyaluran bantuan pascabencana.
Sebagaimana diwartakan, aksi unjuk rasa tersebut dipimpin langsung oleh koordinator lapangan Jantana Pratama Putra. Dalam orasinya secara bergantian, massa menyampaikan berbagai keluhan terkait hak-hak warga terdampak banjir yang hingga kini dinilai belum sepenuhnya terselesaikan oleh pemerintah setempat.
Mengutip laporan media, terdapat tiga tuntutan utama yang disuarakan oleh para pengunjuk rasa dalam aksi damai tersebut. Pertama, massa mendesak Pemerintah Kota Langsa agar segera merealisasikan penyaluran bantuan banjir tahap ketiga bagi warga yang berhak.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelain itu, para demonstran juga menuntut penyelesaian termin kedua berupa bantuan jaminan hidup atau jadup yang belum tuntas dibayarkan. Tuntutan terakhir berkaitan dengan desakan agar pemerintah mempermudah birokrasi dan proses pencairan dana rehabilitasi rumah bagi korban banjir.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kota Langsa belum memberikan keterangan resmi terkait langkah responsif atas tiga tuntutan yang disuarakan oleh massa aksi di halaman kantor mereka.