Proses pemblokiran konten kreator di Twitch dari pelatihan kecerdasan buatan (AI) Amazon kini dapat dilakukan melalui pengaturan akun masing-masing pengguna. Berdasarkan laporan BBC News, platform live streaming populer ini akhirnya memberikan opsi opt-out setelah kebijakan pengambilan data secara otomatis memicu gelombang protes keras dari komunitas.
Kepala Produk Twitch, Mike Minton, mengakui bahwa pengaturan pengumpulan data untuk pelatihan AI sengaja diaktifkan secara default karena sedikit orang akan memilih bergabung secara sukarela. Pengamatan Kabayan News memperlihatkan bahwa kebijakan tersebut diambil perusahaan induk Amazon untuk memperkuat portofolio teknologi dalam persaingan melawan raksasa teknologi lain seperti Google dan Meta.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKendati demikian, pihak manajemen menegaskan bahwa data dikumpulkan tidak akan dijual kembali kepada perusahaan pihak ketiga. Pengguna yang memilih tetap bergabung berarti merelakan rekaman siaran, klip video, gambar, hingga riwayat percintaan chat dimanfaatkan untuk pengembangan sistem kecerdasan buatan.
Kepala Komunitas Twitch, Mary Kish, memandu langsung cara menonaktifkan fitur pelatihan AI tersebut melalui sesi siaran langsung resmi platform. Menurut pengamatan Kabayan News, sesi edukasi itu justru dibanjiri ratusan komentar bernada kritik pedas dari para penonton yang merasa kreativitas mereka dieksploitasi.
Hingga kini, pihak eksekutif Twitch mengaku belum mengetahui secara pasti sejauh mana data kreator yang telah terlanjur dikumpulkan atau digunakan oleh Amazon untuk melatih model AI mereka. Kebijakan baru ini diharapkan mampu meredam kekhawatiran para streamer terkait hak cipta atas karya konten digital yang mereka hasilkan setiap hari.