Amazon menggunakan siaran langsung Twitch untuk melatih model kecerdasan buatan milik mereka, yang kemudian memicu kemarahan besar dari para pengguna dan kreator konten. Berdasarkan laporan bisnis internasional, platform streaming populer tersebut baru saja mengumumkan fitur pembatasan agar konten pengguna tidak dimanfaatkan untuk pengembangan kecerdasan buatan.
Pengumuman tersebut secara tidak langsung mengonfirmasi praktik pelatihan AI yang selama ini berjalan secara diam-diam. Mary Kish selaku head of community di Twitch mengakui secara terbuka bahwa pihak manajemen sudah memprediksi reaksi negatif dari komunitas kreator.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Kami tidak berharap kalian merasa senang atau antusias mengenai hal ini, dan saya juga tidak mengharapkan siapapun bereaksi secara positif," ujar Mary Kish saat melakukan siaran langsung khusus untuk menjelaskan kebijakan baru tersebut.
Berdasarkan analisis media, kolom komentar pada sesi siaran langsung itu seketika dipenuhi ratusan pesan bernada penolakan terhadap teknologi kecerdasan buatan. Sejumlah streamer ternama turut melontarkan kritik pedas melalui platform X karena kebijakan tersebut menetapkan sistem otomatis ikut serta bagi seluruh pengguna.
Sementara itu, chief product officer Twitch Mike Minton menyatakan bahwa hampir seluruh konten publik saat ini dimanfaatkan untuk pelatihan sistem kecerdasan buatan oleh berbagai pihak industri teknologi. Meskipun demikian, para pengguna tetap diberikan opsi menolak melalui menu pengaturan privasi akun masing-masing.