Nasib nahas menimpa seorang warga Kota Solo bernama Tri Agung Mulyanto yang harus menjadi korban aksi penganiayaan brutal di jalanan. Pria berusia 34 tahun tersebut diserang oleh sekelompok orang tidak dikenal saat melintas di kawasan Jalan Adi Sumarmo, Colomadu, Kabupaten Karanganyar.
Peristiwa kriminalitas jalanan ini terjadi pada Sabtu dini hari ketika korban tengah berkendara menggunakan sepeda motor pribadinya. Tanpa diduga, laju kendaraan korban mendadak dipepet secara paksa oleh dua unit sepeda motor yang ditumpangi oleh empat orang pelaku hingga membuatnya terjatuh ke aspal.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBegitu korban tersungkur bersama kendaraannya, para pelaku langsung melancarkan aksi kekerasan secara membabi buta tanpa ada belas kasihan. Korban mengaku menerima sejumlah pukulan keras di bagian wajah, mulai dari area mata hingga pipi, serta mengalami tindakan penginjakan pada bagian kakinya.
Meski sempat mencoba meminta pertolongan kepada orang sekitar di lokasi kejadian, korban tidak mendapatkan bantuan akibat situasi yang sepi. Dengan kondisi fisik yang melemah dan penuh luka, ia nekat mengendarai motor untuk pulang sebelum akhirnya jatuh pingsan di dekat kawasan Makam Bonoloyo.
Korban Dilarikan ke Rumah Sakit dan Tempuh Jalur Hukum
Warga sekitar yang melihat korban tergeletak pingsan di pinggir jalan langsung bergerak cepat memberikan pertolongan darurat. Korban kemudian segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat yakni RS Dr Oen guna mendapatkan penanganan medis intensif atas luka-luka parah yang dideritanya.
Akibat insiden pengeroyokan tersebut, korban menderita memar di sekujur tubuh, luka robek, serta lebam di bagian wajah dan kaki. Pihak keluarga yang tidak terima atas tindakan kekerasan jalanan ini lantas memutuskan untuk membawa kasus tersebut ke ranah hukum yang berlaku.
Didampingi oleh tim kuasa hukum, pihak keluarga korban resmi melaporkan kasus dugaan penganiayaan berat ini ke Mapolres Karanganyar. Mereka berharap aparat kepolisian dapat segera mengidentifikasi dan menangkap seluruh pelaku yang terlibat dalam insiden penyerangan tersebut.
Aparat kepolisian dari polres setempat kini tengah mendalami laporan tersebut dengan menghimpun keterangan saksi serta menelusuri petunjuk di sekitar tempat kejadian perkara. Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar senantiasa berhati-hati saat berkendara di jalanan pada waktu malam hari.