Airtasker resmi meluncurkan layanan di ChatGPT, menjadikannya marketplace jasa lokal pertama yang memfasilitasi pemesanan secara end-to-end dalam satu percakapan di platform kecerdasan buatan.
Pengguna dapat membuat, mencari, atau menugaskan pekerjaan tanpa perlu mengalihkan aplikasi atau membuka tautan eksternal. Menurut pengamatan Kabayan News, pengguna cukup mendeskripsikan pekerjaan menggunakan bahasa sehari-hari, lalu ChatGPT menyusun rincian tugas, menyarankan anggaran, serta membantu menetapkan Tasker sepenuhnya di dalam chat.
Fitur baru ini memangkas hambatan awal dalam membuat tugas dari nol serta mengeliminasi kerumitan berpindah antara jendela AI dan aplikasi terpisah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeIntegrasi ChatGPT ini dibangun di atas Remote MCP server milik perusahaan, yakni sebuah endpoint publik yang dapat dihubungkan oleh agen AI apa pun.
CEO dan pendiri Airtasker, Tim Fung menyatakan bahwa teknologi AI sangat handal dalam menyediakan informasi, namun sebelumnya memiliki keterbatasan dalam menyelesaikan pekerjaan fisik secara langsung di dunia nyata. "Itu adalah celah yang berhasil kami tutup, sehingga percakapan berakhir dengan pekerjaan beres bukan sekadar deretan tautan, tanpa perlu meninggalkan ruang chat," ujarnya sebagaimana dilaporkan.
Berdasarkan analisis Kabayan News, dua pertiga dari tugas tersebut mencakup pekerjaan lapangan seperti pindahan, perbaikan rumah, pertukangan, serta pembersihan. Nilai rata-rata tugas tersebut juga tercatat 20 persen lebih tinggi dibandingkan rata-rata marketplace konvensional.
Pengguna ChatGPT juga berhak mendapatkan potongan harga sebesar $50 untuk setiap penugasan melalui konektor Airtasker dengan minimal transaksi $200, berlaku hingga 13 September 2026.