Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Ancaman Unjuk Rasa BBM Berkobar...
EKONOMI

Ancaman Unjuk Rasa BBM Berkobar Lagi, Harga di SPBU Melonjak Drastis

By Bambang Prasetyo • 2 min read • 12 Agustus 2026
Ilustrasi pengisian bahan bakar minyak di SPBU saat lonjakan harga

Ilustrasi pengisian bahan bakar minyak di SPBU saat lonjakan harga

Lonjakan harga bahan bakar minyak di SPBU memicu kekhawatiran serius terkait potensi gelombang unjuk rasa baru di Irlandia. Kenaikan harga tersebut menempatkan pemerintah di bawah tekanan berat untuk tidak menghapus kebijakan pemotongan cukai bahan bakar yang sebelumnya diterapkan guna meredam aksi protes massal.

Berdasarkan laporan Business Plus, kenaikan harga ini didorong oleh situasi global menyusul langkah Iran membatasi lalu lintas melalui Selat Hormuz. Kondisi tersebut langsung berdampak pada pergerakan pasar grosir energi dan mendongkrak harga jual di tingkat konsumen secara signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Berdasarkan data survei bahan bakar terbaru dari AA Ireland, rata-rata harga solar melonjak ke angka 1,92 euro per liter pada bulan ini, naik 19 sen dibandingkan rata-rata bulan Juli sebesar 1,73 euro per liter atau meningkat sekitar 11 persen. Sementara itu, harga bensin naik menjadi 1,84 euro per liter, meningkat 9 sen dari posisi sebelumnya sebesar 1,75 euro per liter.

Rencana restorasi cukai bertahap yang dijadwalkan mulai 1 September dikhawatirkan bakal mendorong harga solar dan bensin melampaui batas 2 euro per liter. Angka psikologis tersebut sebelumnya terbukti memicu kemarahan publik dan melumpuhkan aktivitas lalu lintas di ibu kota akibat aksi demonstrasi para petani dan pengemudi truk.

Kepala Eksekutif Fuels for Ireland, Kevin McPartlan mengungkapkan bahwa para penyelenggara aksi unjuk rasa sebelumnya kini mulai kembali memobilisasi massa. Berdasarkan analisis, ia mengingatkan bahwa harga bahan bakar yang jauh lebih tinggi berpotensi mengulang kembali aksi turun ke jalan seperti bulan April lalu.

"Kami sedang menyoroti hal ini kepada pemerintah dan kami memperingatkan bahwa kita bisa saja terjerumus ke dalam situasi di mana harga yang harus dibayar pengendara Irlandia jauh lebih tinggi daripada harga yang memicu orang-orang turun ke jalan sebelumnya," ujar McPartlan sebagaimana dikutip dari laporan Business Plus.

Ia juga menambahkan bahwa banyak pemilik SPBU saat ini justru menjual bahan bakar dengan kerugian karena margin keuntungan dari penjualan bensin dan solar sangat tipis. Para pengusaha pom bensin biasanya hanya mengandalkan penjualan produk pendukung lain seperti makanan ringan dan minuman untuk mendapatkan keuntungan.

Tekanan politik turut mengalir dari pemimpin partai Aontú, Peadar Tóibín yang mendesak pemerintah agar membatalkan rencana kenaikan cukai demi meringankan beban masyarakat. Menurutnya, pemerintah meraup pendapatan pajak pertambahan nilai yang masif di tengah krisis biaya hidup yang masih dirasakan oleh warga.

Topics
Jurnalis Politik & Ekonomi Senior

Bambang telah menghabiskan dua dekade terakhir meliput dunia politik dan ekonomi Indonesia. Dari gedung DPR hingga Istana Negara, ia telah menyaksikan dan melaporkan peristiwa-peristiwa penting yang membentuk negeri ini. Tulisannya tajam, mendalam, dan selalu mengedepankan fakta serta analisis yang jernih bagi pembaca Kabayan News.