Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Bisnis di West Midlands Sebut...
EKONOMI

Bisnis di West Midlands Sebut Kecerdasan Buatan Ciptakan Lapangan Kerja Baru

By Redaksi Kabayan News 3 min read 18 Agustus 2026
Perusahaan di West Midlands sebut kecerdasan buatan ciptakan pekerjaan baru

Perusahaan di West Midlands sebut kecerdasan buatan ciptakan pekerjaan baru

Perusahaan di West Midlands Sebut Kecerdasan Buatan Ciptakan Pekerjaan Baru

Perusahaan-perusahaan di kawasan West Midlands melaporkan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan telah menciptakan lapangan kerja baru demi membangun keterampilan yang diperlukan untuk tetap kompetitif di pasar. Temuan ini terungkap melalui riset terbaru yang dirilis oleh Lloyds Business Barometer berdasarkan data dari berbagai sektor industri.

Sebanyak 67 persen bisnis di wilayah tersebut yang telah mengadopsi kecerdasan buatan menyatakan bahwa teknologi ini berhasil membuka peluang pekerjaan baru di dalam perusahaan mereka. Selain itu, 61 persen dari seluruh perusahaan di West Midlands berencana meningkatkan investasi untuk melatih ulang tenaga kerja mereka dalam waktu dekat.

Dave Atkinson, direktur regional untuk West Midlands di Lloyds, menyatakan bahwa adopsi teknologi ini berjalan beriringan dengan penciptaan kesempatan kerja baru bagi masyarakat setempat. "West Midlands telah lama menjadi kawasan yang dibentuk oleh inovasi, sehingga tidak mengherankan melihat bisnis di sini sudah mulai memanfaatkan kecerdasan buatan secara efektif," ujar Dave Atkinson.

Secara keseluruhan, sekitar 62 persen perusahaan di wilayah tersebut saat ini sudah menggunakan kecerdasan buatan dalam kegiatan operasional mereka. Angka adopsi ini menunjukkan pergeseran pandangan bahwa teknologi canggih tersebut kini dianggap sebagai kebutuhan strategis untuk menjaga kelangsungan bisnis.

Tantangan dan Rencana Investasi Teknologi

Dari total perusahaan yang berencana meningkatkan investasi teknologi, sebagian besar mengalokasikan anggaran dalam jumlah yang cukup signifikan untuk mendukung pengembangan digitalisasi. Sebanyak 33 persen perusahaan memperkirakan akan mengeluarkan dana antara 25.000 hingga 100.000 poundsterling, sementara 23 persen lainnya mengalokasikan anggaran antara 100.000 hingga 250.000 poundsterling.

Meskipun adopsi terus meningkat, tantangan terkait kesiapan tenaga kerja masih menjadi perhatian utama di kalangan pelaku industri regional. Data yang dihimpun oleh Ipsos menunjukkan bahwa 61 persen perusahaan merasa tenaga kerja mereka telah memiliki keterampilan yang memadai, namun 29 persen lainnya menyatakan bahwa kemampuan tersebut masih belum mencukupi.

Selain persoalan keterampilan, perusahaan-perusahaan di wilayah tersebut juga menghadapi sejumlah kendala lain dalam memaksimalkan nilai dari penggunaan teknologi. Biaya operasional, masalah keamanan data, serta akses terhadap sumber daya manusia yang terampil menjadi hambatan utama yang sering kali dikeluhkan.

Sebanyak 53 persen perusahaan di West Midlands juga memperingatkan bahwa organisasi yang gagal mengadopsi kecerdasan buatan dalam tiga tahun ke depan akan menghadapi kerugian kompetitif yang cukup besar di pasar. Hal ini menggarisbawahi urgensi transformasi digital bagi kelangsungan usaha di era modern.

Pandangan Pimpinan Perbankan dan Skala Nasional

Amanda Murphy, selaku CEO Lloyds Business and Commercial Banking, memberikan pandangan bahwa teknologi ini memiliki potensi perubahan yang sangat besar bagi dunia usaha. "Kecerdasan buatan berpotensi menjadi hal yang sangat transformatif bagi bisnis seperti halnya internet pada generasi sebelumnya," jelas Amanda Murphy dalam keterangannya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan adopsi tidak hanya bergantung pada penyediaan infrastruktur teknologi semata, melainkan juga pada pembentukan budaya kerja yang adaptif. Kombinasi antara kecerdasan manusia dan teknologi canggih diyakini mampu menciptakan keunggulan yang berarti dalam produktivitas serta pertumbuhan jangka panjang.

Tren positif ini juga tercermin di tingkat nasional, di mana lebih dari separuh perusahaan di seluruh Inggris melaporkan dampak serupa terhadap penciptaan lapangan kerja. Sekitar 58 persen perusahaan di Inggris kini berencana untuk berinvestasi secara khusus pada peningkatan keterampilan digital para pekerja mereka.

Pihak Lloyds sendiri turut memperluas kapabilitas digital melalui berbagai inisiatif internal, termasuk pembukaan ribuan peran terkait teknologi canggih dan program pelatihan berskala besar bagi pegawai. Langkah strategis ini diharapkan dapat membantu menavigasi masa transisi ekonomi digital dengan lebih baik.

__QUOTE__ ""West Midlands telah lama menjadi kawasan yang dibentuk oleh inovasi, sehingga tidak mengherankan melihat bisnis di sini sudah mulai memanfaatkan kecerdasan buatan secara efektif," ujar Dave Atkinson."

Topics
bisnis kecerdasan buatan lapangan kerja west midlands ekonomi
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.