Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Proyeksi Pendapatan Anthropic Menuju...
EKONOMI

Proyeksi Pendapatan Anthropic Menuju Angka USD 200 Miliar Jelang Rencana IPO

By Redaksi Kabayan News 3 min read 18 Agustus 2026
Anthropic membidik proyeksi pendapatan fantastis menjelang rencana penawaran umum perdana atau IPO

Anthropic membidik proyeksi pendapatan fantastis menjelang rencana penawaran umum perdana atau IPO

Anthropic mencatatkan tingkat pendapatan tahunan atau annual revenue run rate yang melampaui USD 65 miliar pada akhir Juli seiring persiapan perusahaan untuk melangsungkan penawaran umum perdana (IPO) berskala besar. Perusahaan rintisan kecerdasan buatan tersebut dilaporkan memproyeksikan perolehan pendapatan pada tahun 2028 berkisar antara USD 190 miliar hingga USD 200 miliar.

Proyeksi tersebut telah menjadi pusat perhatian para investor, di mana banyak pihak menaruh taruhan pada potensi valuasi hingga USD 2 triliun bagi perusahaan rintisan AI ini. Berdasarkan laporan berbasis sumber dari Reuters, tingkat pendapatan Anthropic mengalami lonjakan drastis dari sekitar USD 9 miliar pada akhir tahun 2025.

David Merkel, seorang prinsipal di firma investasi Aleph Investments, menyampaikan pandangannya terkait valuasi ambisius tersebut. "Bisakah mereka mendapatkan valuasi USD 2 triliun, ya mereka bisa dan saya hanya ingin tahu apakah itu akan bertahan seiring waktu," ujar David Merkel kepada publikasi terkait.

Lonjakan metrik ini mencerminkan kinerja tahunan perusahaan yang diekstrapolasi dari tingkat penjualan saat ini. Laporan terpisah dari Bloomberg juga menyoroti kenaikan lebih dari tujuh kali lipat sejak akhir tahun 2025 yang didorong oleh tingginya adopsi agen pengodean Claude.

Valuasi Pendanaan dan Tren Pasar

Anthropic sebelumnya memiliki valuasi sebesar USD 965 miliar pada bulan Mei setelah meraup dana USD 65 miliar dalam putaran pendanaan Seri H, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan valuasinya yang senilai USD 380 miliar pada bulan Februari.

Perusahaan telah mulai mengajukan draf dokumen sejak awal Juni dengan ekspektasi penyelenggaraan salah satu pencatatan saham perdana terbesar dalam sejarah pada tahun ini. Meskipun demikian, jumlah saham yang akan ditawarkan serta penetapan harganya masih belum ditentukan secara resmi.

Para bankir dan investor dilaporkan menggunakan kelipatan nilai perusahaan terhadap pendapatan berdasarkan perkiraan untuk menilai bisnis perangkat lunak berpertumbuhan tinggi. Pendekatan ini lazim digunakan bagi perusahaan yang belum mencapai profil laba matang namun memiliki proyeksi pertumbuhan pesat.

Valuasi saat ini sangat bergantung pada ekspektasi bahwa pengeluaran aktif Anthropic saat ini mendanai bisnis yang pada akhirnya akan menghasilkan margin serta pendapatan yang jauh lebih tinggi di masa mendatang.

Efisiensi Operasional dan Rencana Akuisisi

Seiring perkembangan teknologi yang semakin baik, proses pelatihan dan inferensi diproyeksikan menjadi lebih efisien. Biaya personel serta operasional lainnya juga diantisipasi menyusul porsi yang lebih kecil dari total pendapatan seiring dengan skala pertumbuhan perusahaan.

Laporan terbaru turut mengindikasikan bahwa Anthropic sedang dalam pembicaraan untuk mengakuisisi rintisan yang didukung oleh Nvidia, yaitu Decart AI. Pembuat Claude tersebut dilaporkan mencari langkah akuisisi guna mengakomodasi permintaan pasar yang terus meningkat sebelum melantai di bursa.

Decart AI sendiri dikenal melalui model Lucy yang mampu menyunting video langsung secara waktu nyata serta model Oasis untuk melatih sistem simulasi robotika dan kendaraan otonom. Perusahaan tersebut sebelumnya telah mengumpulkan dana USD 300 miliar dalam putaran pendanaan yang dipimpin oleh Radical Ventures.

Perusahaan mencatatkan proyeksi pendapatan kuartal kedua 2026 sekurang-kurangnya sebesar USD 10,9 miliar dan tetap berada di jalur yang tepat untuk meraih laba operasional kuartal pertama sebesar USD 559 juta.

__QUOTE__ "Bisakah mereka mendapatkan valuasi USD 2 triliun, ya mereka bisa dan saya hanya ingin tahu apakah itu akan bertahan seiring waktu," ujar David Merkel."

Topics
bisnis teknologi kecerdasan buatan ipo pasar global
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.