Indeks acuan ekuitas India merosot ke zona merah pada perdagangan Selasa pagi akibat tekanan lonjakan harga minyak mentah dunia mendekati level tertinggi dalam sepekan terakhir.
Berdasarkan laporan dari The Week, indeks BSE Sensex turun hingga 464,64 poin ke posisi terendah harian pada level 78.077,80. Penurunan tajam tersebut membawa posisi Sensex berada di ambang batas psikologis penting 78.000.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSementara itu, indeks NSE Nifty terkoreksi sebesar 143,45 poin ke level 24.440,35. Pelaku pasar keuangan kini mewaspadai potensi pelemahan lanjutan hingga menyeret Nifty turun di bawah level 24.000 pada sesi perdagangan berikutnya.
Kenaikan harga minyak mentah dipicu ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran setelah pembicaraan damai menemui jalan buntu. Minyak mentah Brent sempat menyentuh level tertinggi sepekan di kisaran 88,09 dolar Amerika Serikat per barel.
Lonjakan harga energi tersebut memberikan ancaman langsung bagi perekonomian India sebagai negara importir minyak terbesar ketiga di dunia. Kondisi tersebut berpotensi memperlebar defisit impor, memicu inflasi domestik, serta menekan margin keuntungan korporasi.
Dari analisis Kabayan News, sektor perbankan dan keuangan menjadi motor utama kejatuhan bursa setelah saham-saham perbankan besar mencatatkan pelemahan sekitar 0,9 persen.
Kendati demikian, saham sektor teknologi informasi menjadi penopang positif dengan kenaikan tipis sekitar 0,3 persen berkat optimisme terhadap arah suku bunga Amerika Serikat.