Harga minyak dunia bertahan stabil setelah melonjak 5 persen pada hari sebelumnya, sementara bursa saham di kawasan Asia bergerak variatif pada perdagangan Selasa menyusul ketidakpastian mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz untuk arus pasokan minyak global.
Berdasarkan pengamatan Kabayan News, minyak mentah Brent tercatat tidak mengalami perubahan di level 87,72 dolar AS per barel, sementara patokan minyak mentah Amerika Serikat juga berada di posisi datar 82,13 dolar AS per barel setelah mengalami kenaikan signifikan sebesar 5 persen sehari sebelumnya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDari analisis Kabayan News, pergerakan bursa saham Asia berfluktuasi mengekor pelemahan tipis pasar saham Amerika Serikat dari level tertingginya, di mana Indeks Kospi Korea Selatan justru menguat 1,5 persen ditopang lonjakan saham Samsung Electronics sebesar 4,6 persen.
Sementara itu, pasar keuangan di Tokyo terpilih tutup karena libur nasional, sedangkan Indeks Hang Seng di Hong Kong melemah 0,6 persen dan Indeks Shanghai Composite terkoreksi tipis 0,1 persen.
Sebagaimana dilaporkan oleh Associated Press, fokus pelaku pasar global kini tertuju pada rilis data inflasi Amerika Serikat bulan Juli yang dijadwalkan keluar pada hari Rabu untuk mengukur langkah lanjutan bank sentral Federal Reserve dalam kebijakan suku bunga.