Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Definisi Security Market Line,...
EKONOMI

Definisi Security Market Line, Penjelasan Model Aset Keuangan

By Bambang Prasetyo • 2 min read • 5 Agustus 2026
Grafik Security market line atau SML dalam analisis model penetapan harga aset

Grafik Security market line atau SML dalam analisis model penetapan harga aset

Security market line atau SML merupakan representasi grafis dari capital asset pricing model yang menampilkan tingkat pengembalian harapan suatu sekuritas individu. Grafik ini memetakan hubungan fungsional antara imbal hasil dengan risiko sistematis atau risiko yang tidak dapat didiversifikasi.

Risiko dari suatu sekuritas berisiko individu mencerminkan volatilitas tingkat pengembalian sekuritas tersebut daripada sekadar pengembalian portofolio pasar secara keseluruhan. Seluruh risiko yang melekat pada sekuritas individual ini merepresentasikan risiko sistematis yang harus diperhitungkan oleh investor.

Titik potong sumbu Y pada grafik SML setara dengan tingkat suku bunga bebas risiko yang berlaku di pasar keuangan. Sementara itu, kemiringan atau slope dari garis SML mencerminkan premi risiko pasar serta menggambarkan pertukaran antara risiko dan hasil.

Ketika diaplikasikan dalam manajemen portofolio, SML merepresentasikan biaya peluang investasi yang melibatkan kombinasi portofolio pasar dan aset bebas risiko. Sekuritas yang diberi harga secara tepat akan diplot secara pas tepat pada garis SML tersebut.

Analisis Penilaian Aset dan Rasio Treynor

Aset yang berada di atas garis SML dinilai undervalued karena mampu menghasilkan pengembalian yang lebih tinggi untuk tingkat risiko tertentu. Sebaliknya, aset yang berada di bawah garis tersebut dikategorikan sebagai overvalued akibat imbal hasil yang lebih rendah.

Pertanyaan mengenai bentuk SML ketika nilai beta bernilai negatif kerap muncul di kalangan praktisi pasar keuangan. Investor rasional tetap bersedia menerima aset tersebut meskipun memberikan imbal hasil di bawah tingkat bebas risiko demi mendapatkan proteksi portofolio.

Seluruh portofolio yang terletak di sepanjang garis SML memiliki nilai Treynor ratio yang identik dengan portofolio pasar. Kemiringan garis SML itu sendiri pada dasarnya merupakan rasio Treynor dari portofolio pasar karena nilai beta pasar bernilai satu.

Aturan praktis dalam pemilihan saham dengan beta positif adalah membeli jika rasio Treynor berada di atas SML dan menjual jika berada di bawahnya. Kelebihan pengembalian abnormal di atas tingkat pasar pada tingkat risiko tertentu inilah yang dikenal sebagai alpha.

Topics
security market line investasi keuangan pasar modal saham ekonomi analisis
Jurnalis Politik & Ekonomi Senior

Bambang telah menghabiskan dua dekade terakhir meliput dunia politik dan ekonomi Indonesia. Dari gedung DPR hingga Istana Negara, ia telah menyaksikan dan melaporkan peristiwa-peristiwa penting yang membentuk negeri ini. Tulisannya tajam, mendalam, dan selalu mengedepankan fakta serta analisis yang jernih bagi pembaca Kabayan News.