Hingga 150 lowongan kerja di unit usaha Diageo Irlandia terancam oleh rencana produsen minuman terkenal Guinness tersebut untuk memangkas biaya operasional global sebesar 1 miliar dolar atau setara 867 juta euro dalam tiga tahun ke depan.
Berdasarkan laporan The Irish Times, perusahaan telah menyampaikan pemberitahuan resmi kepada pemerintah mengenai rencana pemutusan hubungan kerja massal tersebut guna menyelamatkan margin laba yang merosot.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Terdapat pekerjaan berat di depan, khususnya di Amerika Utara, tetapi kami yakin dapat mewujudkannya tanpa mengambil langkah mundur dalam laba operasional," ujar Chief Executive Officer Diageo, Dave Lewis.
Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa langkah drastis ini diambil setelah perusahaan mencatatkan penurunan pendapatan tahunan sebesar tiga persen menjadi 19,6 miliar dolar akibat tekanan inflasi serta perubahan selera konsumen.
Meskipun menghadapi tantangan restrukturisasi besar-besaran, pasar menyambut positif kebijakan efisiensi ini dengan lonjakan harga saham perusahaan sebesar 6,5 persen di Bursa Efek London.