Forward Industries membukukan rugi bersih sebesar USD 69 juta pada kuartal ketiga setelah mencatatkan kerugian aset digital dan penurunan nilai non-kas. Pengamatan Kabayan News menunjukkan perusahaan tetap mencatat pertumbuhan kepemilikan Solana per saham sebesar 9 persen secara kuartalan.
Berdasarkan analisis Kabayan News, pendapatan perusahaan melonjak lebih dari empat kali lipat secara tahunan menjadi USD 10.8 juta. Lonjakan tersebut ditopang oleh pendapatan dari aktivitas staking serta pengembalian terkait treasury perusahaan.
Chairman Forward Industries, Kyle Samani menyatakan bahwa kuartal ketiga merupakan periode eksekusi yang kuat bagi perusahaan dalam memperluas kepemilikan treasury Solana. "Kami mengakuisisi lebih dari 500.000 SOL dan meningkatkan SOL per saham secara terdilusi penuh," ujarnya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelain itu, perusahaan juga melakukan pembelian kembali saham biasa sebanyak lebih dari 2,5 juta lembar sebagai bagian dari disiplin alokasi modal. Sebagaimana dilaporkan pasar, saham Forward Industries mengalami koreksi 3,9 persen menjadi USD 4.23 pada perdagangan pra-pasar menyusul pengumuman laporan keuangan tersebut.