Forward Industries melaporkan kerugian bersih 69 juta dolar AS pada kuartal ketiga, namun kepemilikan Solana per saham melonjak 9 persen secara kuartalan.
Berdasarkan laporan resmi perusahaan, kerugian utama tersebut dipicu oleh aturan akuntansi, bukan aktivitas penjualan riil di pasaran.
Perusahaan mencatatkan kerugian aset digital belum terealisasi sebesar 49,8 juta dolar AS serta penurunan nilai sebesar 15,2 juta dolar AS, di mana kedua beban non-kas tersebut merupakan kewajiban di bawah standar US GAAP.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDi tengah beban tersebut, pendapatan melonjak lebih dari empat kali lipat secara tahunan menjadi 10,8 juta dolar AS yang ditopang oleh pendapatan staking dan imbal hasil dari perbendaharaan.
Chairman Kyle Samani menyatakan bahwa perusahaan menambah 508.618 SOL selama kuartal tersebut melalui pembelian dan staking, sehingga total kepemilikan mencapai 7.552.698 SOL per 30 Juni.
Berdasarkan analisis Kabayan News, strategi agresif memperkuat kepemilikan aset kripto ini menunjukkan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap ekosistem Solana meskipun menghadapi tantangan laporan keuangan berbasis akuntansi non-kas.