Indeks FTSE 100 di bursa saham London ditutup melemah pada perdagangan akhir pekan setelah tertekan oleh penurunan kinerja saham-saham di sektor pertambangan dan farmasi.
Berdasarkan laporan pasar keuangan, indeks utama blue-chip tersebut terkoreksi 22,56 poin atau turun 0,2 persen ke level 10.750,11 di tengah dinamika bursa regional Eropa yang bergerak variatif.
David Morrison selaku analis senior Trade Nation menyatakan bahwa pergerakan koreksi ini menandai adanya jeda sejenak dari reli musim panas yang sempat mendorong indeks Eropa mencapai rekor tertinggi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Pengamat pasar kini menanti arah kebijakan suku bunga global serta perkembangan harga energi menjelang berakhirnya periode musim panas," ujar David Morrison kepada media.
Sementara itu, bursa saham di New York turut menunjukkan tren pelemahan seiring rilis data penjualan ritel Amerika Serikat yang mencatatkan penurunan bulanan mengejutkan pada Juli lalu.