Perez Hilton yang berusia 48 tahun dikabarkan menghadapi masa pemulihan yang semakin rumit dan panjang di lingkungan rumah sakit setelah insiden siaran langsung yang menggemparkan pada Agustus lalu. Hampir sebulan setelah dirawat, teman-teman dekat mengungkapkan bahwa sang blogger kini berjuang melawan masalah ingatan, isolasi, serta kebingungan mendalam mengenai kehidupan di luar rumah sakit.
Meskipun berada di atas ranjang perawatan, Perez Hilton disebut masih terobsesi dengan situs berita selebritas yang ia bangun selama bertahun-tahun. Menurut seorang teman lama keluarga, ia terus-menerus menanyakan perkembangan situs web tersebut serta reaksi publik terhadap penanganan medis yang sedang dijalaninya.
Keluarga terdekat kini telah mengambil alih kendali penuh atas hampir seluruh aspek kehidupan sang pembuat konten. Sumber terpercaya menyebutkan bahwa ia saat ini tidak memiliki akses ke media sosial, telepon genggam, atau internet, sementara segala komunikasi dibatasi menggunakan sambungan telepon darat rumah sakit.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSituasi pemulihan ini diperberat oleh kondisi kognitifnya yang dilaporkan mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan keterangan sumber terdekat, ia tampak meyakini bahwa saat ini masih tahun 2016 dan kesulitan memahami rentang waktu yang telah berlalu selama satu dekade terakhir.
Perez Hilton Hadapi Pemulihan Panjang dan Penataan Hak Asuh
Sebelum krisis kesehatan pada Agustus tersebut, Perez Hilton sempat menghadapi cobaan berat akibat infeksi sepsis nyaris fatal yang membuatnya dirawat selama 21 hari di rumah sakit. Komplikasi lanjutan berupa pembekuan darah yang memerlukan tindakan operasi juga sempat memperburuk kondisi fisik maupun emosionalnya.
Rangkaian masalah kesehatan tersebut mendorong keputusan besar pada Juni lalu untuk meninggalkan Las Vegas dan kembali ke kampung halamannya di Miami demi mendapatkan dukungan penuh dari keluarga. Ibu dan saudara perempuannya kini turun tangan langsung mengoordinasikan perawatan medis serta memastikan kesejahteraannya di tengah proses penyembuhan.
Perkembangan lain juga berpusat pada hubungan dengan ketiga anaknya, di mana sang ibu, Teresita Lavandeira, sempat memohon hak asuh sementara selama Perez Hilton menjalani perawatan psikiatri. Pengadilan di Miami kemudian menyetujui pengaturan tersebut untuk memberikan stabilitas bagi anak-anaknya di tengah situasi krisis.
Meski demikian, pihak pengadilan telah menetapkan jalur terstruktur agar Perez Hilton tetap dapat mempertahankan kontak dengan anak-anaknya melalui kunjungan yang diawasi ketat. Kebijakan tersebut baru dapat diberlakukan setelah ia mendapatkan izin medis resmi dari tim dokter psikiatri yang merawatnya.