Eksternalitas merujuk pada biaya atau keuntungan bagi pihak ketiga yang tidak terlibat dalam suatu aktivitas ekonomi pihak lain. Konsep ini menunjukkan komponen tanpa harga yang melekat pada konsumsi konsumen atau produsen.
Berdasarkan pengamatan Kabayan News, fenomena tersebut sering kali memicu kegagalan pasar karena harga pasar tidak mencerminkan biaya atau manfaat sosial secara menyeluruh.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeAlfred Marshall pertama kali memperkenalkan istilah ini pada tahun 1890 melalui karyanya Principles of Economics untuk menjelaskan dampak produksi dan konsumsi di luar pihak transaksi.
Arthur Pigou kemudian mengembangkan gagasan tersebut pada tahun 1920 dengan mengenalkan pajak korektif untuk menyelaraskan biaya privat dengan biaya sosial.
Dampak dari aktivitas ekonomi terbagi menjadi dua jenis utama, yakni eksternalitas negatif seperti polusi udara dan eksternalitas positif seperti pendidikan.