Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengatur dan mengalokasikan sumber daya, jasa, dan barang yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi terletak pada bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya.
Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut dipegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrem tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelain faktor produksi, sistem ekonomi juga dapat dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan alokasi. Sebuah perekonomian terencana memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi.
Sementara pada perekonomian pasar, pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang maupun jasa melalui penawaran dan permintaan.
Macam-macam Sistem Ekonomi di Berbagai Belahan Dunia
Ada dua bentuk utama perekonomian terencana, yaitu komunisme dan sosialisme. Sebagai wujud pemikiran Karl Marx, komunisme adalah sistem yang mengharuskan pemerintah memiliki dan menggunakan seluruh faktor produksi.
Pada kehidupan masyarakat tradisional berkembang suatu sistem ekonomi tradisional dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup bergantung pada sumber daya alam. Masyarakat memproduksi barang pemenuh kebutuhan hanya untuk kebutuhan tiap-tiap rumah tangga.
Ekonomi campuran dapat diartikan sebagai gabungan dua konsep sistem ekonomi, yaitu gabungan antara ekonomi liberal dan ekonomi sosialis. Secara umum, ekonomi campuran mengutamakan ekonomi pasar sekaligus disertai dengan perencanaan pembangunan.
Sistem ekonomi Islam dibangun berdasarkan konsep agama Islam di mana sektor keuangan tidak dihitung sebagai bagian dari pertumbuhan ekonomi konvensional. Dalam sistem ini, pertumbuhan ekonomi tidak menjadi perhatian utama karena ekonomi hanya dilakukan dalam kegiatan nyata.