Investasi Baillie Gifford pada perusahaan kecerdasan buatan Anthropic berpotensi melambung lebih dari dua kali lipat apabila target valuasi pasar sebesar USD 2 triliun tercapai. Berdasarkan pengamatan media online, perusahaan di balik pengembangan alat AI populer Claude tersebut dikabarkan merencanakan penawaran umum perdana saham atau IPO pada bulan Oktober mendatang.
Berdasarkan laporan Financial Times, proyeksi valuasi raksasa tersebut bakal menjadikannya sebagai IPO terbesar dalam sejarah, melampaui rekor SpaceX yang melantai di bursa dengan valuasi USD 1,77 triliun pada bulan Juni lalu. Broker Winterflood memprediksi para investor awal akan merasakan lonjakan nilai portofolio secara signifikan, termasuk manajer investasi Baillie Gifford yang memegang saham tersebut melalui tiga dana kelolaannya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeUS Growth Trust tercatat sebagai penerima manfaat terbesar dengan alokasi 6,6 persen portofolionya pada Anthropic, yang berpotensi mendongkrak nilai aset bersih atau NAV sebesar 7,3 persen. Sementara itu, dana kelolaan lain seperti Schiehallion dan Scottish Mortgage Investment Trust juga bakal merasakan dampak positif serupa dengan kenaikan NAV masing-masing sebesar 6,3 persen dan 3,2 persen.
Manajer Scottish Mortgage Investment Trust, Tom Slater, sempat memaparkan alasan di balik keputusan strategis perusahaannya untuk menanamkan modal pada Anthropic dalam sebuah artikel terbitan bulan April. Menurutnya, beberapa faktor penentu mencakup kemampuan manajemen ketidakpastian, penentuan celah pasar yang tepat, pengaruh sang pendiri, hingga kultur kerja yang solid di dalam tubuh perusahaan.
Tom Slater mengungkapkan bahwa ambisi sang pendiri untuk memperbaiki kehidupan miliaran manusia telah mendarah daging dan menjadi motivasi utama bagi para pegawai. Ia menambahkan bahwa Anthropic memiliki tingkat retensi karyawan tertinggi di antara laboratorium AI besar, meskipun para kompetitor kerap merayu talenta terbaik dengan tawaran kompensasi fantastis bernilai puluhan hingga ratusan juta dolar.