Kurs Poundsterling vs Euro menunjukkan dinamika menarik setelah mayoritas bank investasi memproyeksikan penurunan nilai tukar pada kuartal mendatang. Berdasarkan survei terbaru Exchange Rates UK Research pada Agustus 2026, nilai tukar GBP/EUR saat ini berada di sekitar level 1.1674, melampaui jalur perkiraan bank sentral.
Median perkiraan menunjukkan penurunan menuju level 1.163 pada kuartal ketiga 2026 dan menyusut ke 1.149 pada kuartal keempat. Tren tersebut diperkirakan bertahan sepanjang tahun 2027, mengindikasikan depresiasi moderat pada mata uang poundsterling daripada kelanjutan reli yang agresif. Analisis Kabayan News mencatat bahwa konsensus institusi keuangan cenderung mengambil sikap hati-hati terhadap performa mata uang Inggris tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebagian besar proyeksi dari institusi global terbagi menjadi kubu bullish dan bearish. Bank of America, Credit Agricole, dan UBS mempertahankan pandangan optimis dengan memperkirakan kurs dapat menyentuh kisaran 1.18 hingga di atas 1.20. Di sisi lain, lembaga seperti ING dan SEB memproyeksikan pelemahan menuju level 1.1111, sementara Nomura memperkirakan level 1.0870.
Kinerja poundsterling sepanjang tahun 2026 tercatat cukup impresif dengan kenaikan sekitar 1.85 persen year-to-date dari posisi awal 1.146. Kenaikan didorong ekspektasi suku bunga Bank of England yang mempertahankan suku bunga di level 3.75 persen, meskipun inflasi Inggris turun lebih cepat ke angka 2.6 persen pada Juni.
Di sisi mata uang tunggal, Bank Sentral Eropa atau ECB mempertahankan suku bunga dengan inflasi kawasan euro tercatat sebesar 2.9 persen pada Juli. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, pasar kini menimbang potensi penurunan eskalasi geopolitik serta ekspektasi kebijakan moneter yang dapat mempengaruhi arah pergerakan nilai tukar selanjutnya.