Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Profil Celsius Network Perusahaan...
EKONOMI

Profil Celsius Network Perusahaan Pinjaman Kripto Global

By Redaksi Kabayan News 3 min read 15 Agustus 2026
Logo dan representasi digital dari Celsius Network sebagai perusahaan kripto

Logo dan representasi digital dari Celsius Network sebagai perusahaan kripto

Celsius Network LLC adalah sebuah perusahaan mata uang kripto yang berpusat di Hoboken, New Jersey, serta beroperasi secara global dengan berbagai kantor di berbagai negara. Pengguna dapat mendepositkan beragam aset digital seperti Bitcoin dan Ethereum ke dalam dompet Celsius untuk memperoleh imbal hasil persentase tertentu. Selain itu, platform ini memungkinkan pengguna untuk mengambil pinjaman dengan menjaminkan aset kripto yang mereka miliki sebagai bentuk keamanan. Pada Mei 2022, perusahaan ini tercatat telah meminjamkan dana sebesar 8 miliar dolar kepada para kliennya dengan hampir 12 miliar dolar dalam bentuk aset yang dikelola.

Dalam perjalanannya, perusahaan ini mengalami titik balik yang drastis pada Juni 2022 ketika mereka secara sepihak menghentikan seluruh transfer dan penarikan dana akibat kondisi pasar yang ekstrem. Keputusan tersebut memicu penurunan tajam pada harga Bitcoin serta berbagai aset kripto lainnya di seluruh pasar global. Tidak lama berselang, tepatnya pada 13 Juli 2022, Celsius secara resmi mengajukan perlindungan kebangkrutan di bawah Bab 11 hukum Amerika Serikat. Pengajuan ini menandai salah satu krisis terbesar yang melanda industri pinjaman kripto terpusat pada masa tersebut.

Setelah melalui proses hukum dan restrukturisasi yang panjang, Celsius mengumumkan pada 31 Januari 2024 bahwa mereka telah resmi keluar dari status kebangkrutan. Rencana restrukturisasi tersebut melibatkan distribusi aset kepada para kreditur, termasuk pembentukan perusahaan penambangan Bitcoin baru sebagai bagian dari penyelesaian kewajiban. Seiring dengan keluarnya mereka dari proses kebangkrutan, Celsius secara bertahap menutup seluruh operasional bisnisnya di pasar. Perusahaan ini secara resmi mematikan aplikasi seluler dan situs web mereka pada 29 Februari 2024.

Keberadaan Celsius Network meninggalkan dampak yang signifikan serta catatan penting mengenai risiko dalam ekosistem keuangan terdesentralisasi dan terpusat. Kasus kebangkrutan dan restrukturisasinya menjadi bahan pembelajaran utama bagi para pelaku industri mengenai tata kelola risiko aset digital. Meskipun operasionalnya telah dihentikan secara permanen, warisan dari perusahaan ini terus dibahas dalam konteks regulasi dan perlindungan konsumen aset kripto. Runtuhnya platform ini juga mendorong pengawasan yang lebih ketat dari berbagai otoritas keuangan di seluruh dunia terhadap produk pinjaman berbasis kripto.

Sejarah Berdirinya Perusahaan

Celsius Network didirikan pada tahun 2017 oleh tiga tokoh utama dalam industri teknologi finansial, yaitu Alex Mashinsky, Daniel Leon, dan Nuke Goldstein. Pendirian perusahaan ini dilandasi oleh visi untuk menciptakan alternatif layanan keuangan tradisional melalui pemanfaatan teknologi blockchain dan aset kripto. Para pendiri berupaya membangun ekosistem di mana para pemilik mata uang digital dapat memperoleh imbal hasil dari aset yang mereka simpan. Dari awal berdirinya, perusahaan ini dirancang untuk beroperasi secara global guna menjangkau pengguna dari berbagai belahan dunia.

Pada Maret 2018, Celsius mengambil langkah besar dengan mengumpulkan dana sebesar 50 juta dolar melalui penawaran koin perdana atau initial coin offering untuk mata uang digital CEL. Memasuki bulan April 2018, token kripto CEL mulai diperdagangkan secara resmi di berbagai bursa pertukaran aset digital terkemuka. Langkah strategis ini dilanjutkan dengan peluncuran aplikasi seluler Celsius pada Juni 2018 untuk memudahkan akses bagi para pengguna. Pertumbuhan awal ini berhasil menarik minat investor institusional maupun ritel yang ingin mendapatkan imbal hasil tinggi dari kepemilikan kripto mereka.

Perusahaan terus memperluas kapasitas finansialnya melalui berbagai putaran pendanaan ekuitas dalam beberapa tahun berikutnya. Pada tahun 2019, Celsius berhasil menyelesaikan putaran pendanaan ekuitas senilai 24 juta dolar dengan valuasi perusahaan mencapai 140 juta dolar. Pertumbuhan yang pesat ini berlanjut pada Agustus 2020 ketika mereka mengumpulkan tambahan dana sebesar 20 juta dolar melalui skema pendanaan urun daya ekuitas. Lonjakan popularitas sektor kripto pada periode tersebut turut mendongkrak harga token CEL secara signifikan dalam waktu yang relatif singkat.

Sebagai bagian dari fondasi operasionalnya, Celsius menerapkan model bisnis yang menggabungkan layanan pinjaman, perdagangan diskresioner, dan penambangan kripto. Perusahaan mengklaim bahwa sebagian besar pendapatan yang dihasilkan dikembalikan kepada komunitas pengguna melalui pembayaran bunga atas deposit yang dilakukan. Model bisnis ini didukung oleh kerja sama dengan berbagai pihak institusional yang mencari imbal hasil lebih tinggi dibandingkan dengan perbankan konvensional. Fondasi pertumbuhan yang agresif ini kemudian menjadi pilar utama ekspansi Celsius sebelum akhirnya menghadapi krisis likuiditas.

Perkembangan dan Inovasi

Celsius mencatatkan pertumbuhan aset yang sangat pesat menjelang akhir tahun 2020 dan sepanjang tahun 2021 berkat tingginya minat masyarakat terhadap investasi aset digital. Pada Desember 2020, total aset yang dikelola perusahaan telah mencapai 3,31 miliar dolar, yang kemudian meningkat menjadi lebih dari 4,5 miliar dolar pada Januari 2021. Peningkatan ini mencerminkan tingginya kepercayaan pengguna dalam menempatkan dana mereka ke dalam platform pinjaman tersebut. Skala operasi yang semakin besar memaksa perusahaan untuk memperluas infrastruktur kantor serta memperkuat tim kerja di berbagai negara.

Puncak pencapaian pendanaan eksternal Celsius terjadi pada Oktober 2021 ketika perusahaan berhasil mengumpulkan 400 juta dolar dalam putaran pendanaan baru dari para investor institusional. Putaran pendanaan ini dipimpin oleh WestCap bersama dengan CDPQ, yang merupakan dana pensiun terbesar kedua di Kanada. Suntikan dana besar-besaran tersebut mengangkat valuasi keseluruhan Celsius hingga mencapai angka 3 miliar dolar di pasar global. Pada periode yang sama, perusahaan juga melakukan ekspansi strategis melalui akuisisi perusahaan keamanan siber asal Israel, GK8, senilai 115 juta dolar.

Kendati mengalami pertumbuhan yang masif, Celsius mulai menghadapi berbagai tantangan regulasi dari otoritas keuangan di Amerika Serikat sejak paruh kedua tahun 2021. Sejumlah negara bagian mulai mempertanyakan legalitas produk akun berbunga yang ditawarkan oleh Celsius karena dianggap sebagai penawaran sekuritas yang tidak terdaftar. Tekanan hukum dari regulator seperti jaksa agung di beberapa wilayah menuntut perusahaan untuk menghentikan operasional produk tertentu di yurisdiksi mereka. Di sisi lain, para eksekutif perusahaan tetap bersikeras bahwa layanan yang mereka sediakan mematuhi kerangka hukum yang berlaku.

Warisan dan dampak dari keberadaan Celsius Network kini dilihat sebagai salah satu studi kasus paling krusial dalam sejarah industri mata uang kripto modern. Kegagalan manajemen risiko dan penanganan likuiditas perusahaan pada pertengahan 2022 mengubah lanskap regulasi aset digital secara global. Pengalaman pahit para kreditur dan pengguna menyoroti pentingnya transparansi, kepatuhan hukum, dan kehati-hatian dalam pengelolaan aset keuangan berbasis teknologi. Meskipun entitas bisnisnya telah resmi ditutup, dampak dari peristiwa ini terus membentuk standar baru dalam pengawasan ekosistem kripto masa kini.

Topics
celsius network kripto perusahaan keuangan blockchain
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.