Pemkab Taput resmi melakukan restrukturisasi pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan memperpanjang masa tenor menjadi 15 tahun. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penandatanganan addendum perjanjian bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) di Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Bupati Taput Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat hadir langsung melakukan penandatanganan bersama Direktur Utama PT SMI Faaris Pranawa. Proses tersebut turut didampingi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Taput Josua Hutabarat sebagai bentuk transparansi pengelolaan keuangan daerah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKebijakan ini menjadi solusi menjaga kesehatan fiskal daerah di tengah kebutuhan pembiayaan pembangunan cukup tinggi. Cicilan bulanan yang lebih rendah memberikan ruang fiskal lebih luas bagi pemerintah untuk membiayai program prioritas daerah.
Jonius menyatakan kebijakan tersebut merupakan komitmen nyata pemerintah daerah mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) secara efektif. Harapannya, manfaat anggaran dapat lebih maksimal dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Taput.
Amankan APBD dan Jaga Keberlanjutan Pembangunan
Berdasarkan data terkini, Pemkab Taput telah melunasi Rp141,8 miliar dari total pinjaman awal sebesar Rp319,2 miliar. Sisa pinjaman Rp177,3 miliar selanjutnya akan diangsur sebesar Rp1,64 miliar setiap bulan mulai Januari 2027 hingga Desember 2035.
Restrukturisasi pinjaman memberikan dampak positif bagi stabilitas keuangan daerah ke depan. Tekanan terhadap beban APBD kini berkurang signifikan, sehingga pemerintah memiliki fleksibilitas lebih besar dalam menyusun anggaran tahunan.
Keberlanjutan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik dipastikan tetap menjadi prioritas utama. Pemerintah daerah berupaya memastikan tidak ada sektor krusial yang terhambat akibat beban cicilan pinjaman jangka pendek sebelumnya.
Kebijakan ini diharapkan menjadi pijakan penting dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang sehat dan adaptif. Ke depan, Pemkab Taput akan terus berorientasi pada kepentingan masyarakat melalui manajemen anggaran lebih terencana.