Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / IPO Jersey Mike's Rp112 Triliun,...
EKONOMI

IPO Jersey Mike's Rp112 Triliun, Blackstone Bagi Saham ke Karyawan

By Redaksi Kabayan News • 4 min read • 31 Juli 2026
Suasana gerai Jersey Mike's dan logo IPO perusahaan dengan latar belakang grafik saham

Suasana gerai Jersey Mike's dan logo IPO perusahaan dengan latar belakang grafik saham

Blackstone resmi mencatatkan saham Jersey Mike's di bursa saham AS hari ini, Kamis (31/7/2026), dengan valuasi mencapai US$7 miliar atau sekitar Rp112 triliun. Aksi korporasi ini menjadi IPO restoran terbesar dalam 20 tahun terakhir.

Saham perusahaan yang baru tersedia sempat tergelincir tipis dalam perdagangan awal yang volatil, setelah harga ditetapkan di tengah kisaran IPO. Momen ini menjadi puncak dari proses panjang yang ditempuh Blackstone untuk meningkatkan nilai perusahaan sejak mengakuisisi mayoritas sahamnya pada 2024.

Keputusan Blackstone membawa Jersey Mike's go public tak lepas dari strategi transformasi yang dijalankan selama dua tahun terakhir. Perusahaan investasi terbesar dunia itu mengubah rantai sandwich kelolaan keluarga menjadi korporasi profesional dengan mendatangkan manajer dari luar, membentuk dewan direksi, dan memberikan kepemilikan saham kepada karyawan.

Peter Cancro, pendiri Jersey Mike's yang membeli toko sandwich pertama di Jersey Shore pada usia 17 tahun dengan pinjaman, kini harus rela melepas kursi CEO. Ia turun menjadi komisaris setelah menjual 80% sahamnya ke Blackstone senilai US$8 miliar dalam bentuk utang dan ekuitas. Sementara itu, Abu Dhabi Investment Authority menguasai 10% saham, dan Cancro menyisakan 10%.

Posisi CEO kini dipegang Charles Morrison, veteran industri yang sukses membawa Wingstop IPO pada 2015 dan terakhir menjabat CEO Salad and Go. Dewan komisaris diketuai Nigel Travis, mantan CEO Dunkin', bersama jajaran komisaris lainnya termasuk CEO Abercrombie & Fitch Fran Horowitz dan mantan CEO AutoNation Cheryl Miller, serta tiga eksekutif Blackstone.

Blackstone juga melakukan perombakan di level eksekutif dengan merekrut Michele Allen, mantan CFO Wyndham Hotels & Resorts, sebagai CFO, dan Stacy Peterson, mantan CEO Jeni's Ice Cream, sebagai COO. Langkah ini menjadi bagian dari profesionalisasi perusahaan yang sebelumnya dijalankan seperti bisnis keluarga.

Salah satu terobosan paling menarik adalah program bagi hasil saham untuk karyawan korporasi yang berkantor di New Jersey. Bonus akan didanai dari keuntungan Blackstone sendiri, bisa berbentuk kas atau saham, dengan rentang 0% hingga 200% dari kompensasi yang layak diterima karyawan. Nilai akhir bonus dihitung berdasarkan imbal hasil investasi awal Blackstone dan masa kerja karyawan.

Namun program ini hanya berlaku untuk 293 staf korporasi, tidak termasuk karyawan toko waralaba maupun gerai milik perusahaan. Blackstone menyatakan ini adalah kali pertama mereka membawa strategi kepemilikan saham bersama ke pasar publik. Sebelumnya, praktik serupa dilakukan oleh KKR melalui portfolio perusahaannya seperti Ingersoll Rand dan Lineage Logistics.

Ekspansi tetap menjadi prioritas utama Blackstone pasca-IPO. Jumlah gerai Jersey Mike's saat ini mencapai 3.300 toko, naik 8,4% sejak akuisisi. Perusahaan juga menandatangani kesepakatan master waralaba dengan Peter Cancro untuk membuka 300 gerai di Irlandia dan Inggris, setelah sebelumnya meluncur ke Kanada.

Blackstone juga menggunakan kekuatan finansialnya untuk membantu Jersey Mike's merestrukturisasi utang melalui sekuritisasi seluruh bisnis senilai US$760 juta awal tahun ini. Meski tingkat utang tergolong tinggi dibandingkan pesaing waralaba, margin keuntungan perusahaan dinilai lebih unggul menurut riset Gordon Haskett.

Meski membawa perusahaan IPO kurang dari dua tahun setelah akuisisi, Blackstone disebut akan tetap memegang sahamnya dalam jangka panjang. Mereka melepas lebih dari 26 juta saham dalam penawaran IPO dan mencetak hampir 14 juta saham baru, namun tetap menguasai sekitar dua pertiga hak suara perusahaan. Proyeksi jangka panjang menunjukkan target 7.500 gerai di AS dan 15.000 di seluruh dunia.

Yang menarik, Blackstone mengklaim tidak mengubah resep sandwich yang menjadi andalan. Selain menambah menu baru seperti Hot Italian, porsi tetap sama dan daging masih diiris segar. Pemasok bahan baku juga tidak berubah sejak akuisisi, demikian sumber yang mengetahui langsung operasional Jersey Mike's.

Topics
jersey mike's ipo blackstone ipo restoran saham karyawan peter cancro private equity waralaba sandwich pasar modal as charles morrison strategi ekspansi
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.