Perusahaan insurtech kecerdasan buatan Sixfold resmi bermitra dengan konsultan teknologi asuransi Sollers untuk mendistribusikan teknologi penilaian risiko otomatis kepada perusahaan asuransi.
Berdasarkan analisis Kabayan News, kolaborasi strategis tersebut dirancang agar perusahaan asuransi dapat mengintegrasikan teknologi modern tanpa harus merombak infrastruktur operasional yang sudah berjalan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeTeknologi Sixfold diklaim mampu mengotomatisasi penerimaan pengajuan, menilai risiko berdasarkan selera perusahaan, serta memberikan rekomendasi underwriting yang transparan dan mudah dipahami.
Kepala Kemitraan Sixfold, Roger Ferrandis menyatakan bahwa perusahaan asuransi tidak perlu mengganti sistem lama untuk bisa menikmati manfaat kecerdasan buatan dalam operasional harian.
"Insurers should not have to replace the systems their underwriters already use to get value from AI," ujar Roger Ferrandis menggambarkan komitmen perusahaannya.
Ia menambahkan bahwa Sixfold bekerja langsung di dalam sistem tersebut dengan dibekali pengetahuan underwriting sejak hari pertama penggunaan demi hasil optimal.
Sejauh ini, Sixfold mencatat pencapaian signifikan dengan memproses lebih dari 1,5 juta pengajuan di 50 lini bisnis untuk berbagai perusahaan terkemuka seperti Zurich, Axis, dan Generali.
Kepala Underwriting Sollers, Jakub Śliwiński menyambut antusias kerja sama ini karena teknologi Sixfold membuat penanganan pengajuan menjadi jauh lebih cepat, konsisten, dan cerdas.