Sebagaimana diwartakan oleh media Spanyol El Mundo, badai skandal dugaan pendanaan ilegal baru saja menerpa partai pelopor sayap kanan Inggris, Reform UK, tepat menjelang perhelatan kongres tahunan mereka di Birmingham, Inggris tengah. Politisi populis Nigel Farage kembali terseret dalam pusaran kontroversi setelah rekaman kamera tersembunyi memperlihatkan dirinya memberikan lampu hijau terhadap operasi sumbangan fiktif yang dirancang oleh para penasihat dekatnya.
Berdasarkan laporan investigasi yang disiarkan oleh stasiun televisi Channel 4, rekaman berdurasi setengah jam tersebut merupakan hasil kerja sama tim penyelidikan Verbatim dari Centre for Climate Reporting (CCR). Dalam tayangan itu, dua pembantu utama Farage yakni Dan Jukes dan James Orr kedapatan menyetujui aliran dana sekitar 35.000 euro dari pihak asing untuk membiayai survei opini publik, meskipun aturan pemilu Inggris secara tegas melarang sumbangan luar negeri.
Mengutip keterangan lebih lanjut dari laporan tersebut, Farage bahkan terekam kamera secara sembunyi-sembunyi merayakan tawaran dana hingga setengah juta poundsterling dari donatur asing palsu yang diperankan oleh seorang aktor. Menanggapi temuan mengejutkan ini, partai oposisi seperti Partai Buruh dan Demokrat Liberal langsung melaporkan dugaan pelanggaran hukum pemilu tersebut kepada pihak berwenang.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDi sisi lain, pihak Reform UK dengan tegas membantah telah melakukan segala bentuk pelanggaran aturan dan mengecam penyelidikan itu sebagai bentuk rekayasa. Menurut pernyataan resmi partai, mereka mengeklaim menjadi korban tipu daya yang dilakukan oleh aktivis lingkungan berdana asing yang menyamar sebagai calon donatur.