Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menempati peringkat teratas sebagai pejabat dengan penilaian kinerja terbaik di dalam jajaran Kabinet Merah Putih berdasarkan hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO). Berdasarkan data lembaga riset tersebut, Menkeu Purbaya berhasil mengantongi penilaian positif sebesar 42,8 persen dari total responden.
Posisi kedua ditempati oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dengan raihan angka 33,5 persen. Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyusul di urutan ketiga untuk melengkapi jajaran tiga besar.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDirektur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah menjelaskan bahwa persepsi publik terhadap kualitas kerja para menteri ini memiliki kaitan erat dengan tingkat popularitas mereka di tengah masyarakat.
"Persepsi publik terhadap menteri yang dianggap bekerja dengan baik ini linier dengan popularitas. Menteri Purbaya menempati posisi teratas, kemudian Seskab Teddy Indra Wijaya pada posisi kedua," ujar Dedi dalam keterangannya.
Deretan Menteri Lain dan Catatan Persepsi Negatif Publik
Survei nasional ini melibatkan 1.200 responden yang tersebar di seluruh Indonesia dengan metode multistage random sampling. Pengambilan data lapangan dilaksanakan pada rentang waktu 27 Juli hingga 3 Agustus 2026.
Sejumlah menteri lain turut menduduki peringkat di bawah tiga besar, seperti Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pada posisi keempat dengan raihan 30,9 persen. Diikuti Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan sebesar 26,5 persen serta Agus Harimurti Yudhoyono pada angka 25,3 persen.
Di sisi lain, survei IPO juga memotret tingkat persepsi negatif publik terhadap kinerja sejumlah pejabat kabinet. Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai tercatat menduduki angka persepsi negatif tertinggi sebesar 51,8 persen.
Menyusul di bawahnya terdapat Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dengan perolehan angka negatif sebesar 48,5 persen. Penilaian tersebut mencerminkan dinamika pandangan masyarakat terhadap program kerja kementerian terkait.