Sebagaimana diwartakan oleh New York Post, rencana pembangunan gerbang monumental yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump terus berlanjut di tengah gelombang protes dan gugatan hukum. Pemerintah AS dijadwalkan memulai pekerjaan penggalian untuk proyek tersebut dalam waktu dekat di kawasan ibu kota.
Proyek monumental yang diberi nama Great Triumphal Arch and Military Observation Deck itu dirancang menjulang setinggi 250 kaki atau sekitar 76 meter. Lokasi pembangunan dipusatkan di Columbia Island, Washington DC, yang berada tepat di antara Lincoln Memorial dan Arlington National Cemetery.
Menteri Dalam Negeri AS Doug Burgum menegaskan bahwa proyek kontroversial tersebut akan tetap berjalan sesuai rencana. Menurutnya, struktur megah berwarna putih dengan ornamen emas ini akan menjadi salah satu karya arsitektur terbesar yang menghormati sejarah bangsa Amerika.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDi sisi lain, langkah pemerintah tersebut mendapat perlawanan dari sekelompok veteran dan sejarawan arsitektur yang melayangkan gugatan resmi. Para penggugat menilai bahwa pembangunan proyek raksasa itu cacat hukum karena belum mengantongi persetujuan resmi dari Kongres AS.
Menanggapi persoalan tersebut, tim kuasa hukum dari Public Citizen Litigation Group menyatakan siap membawa sengketa ini ke ranah pengadilan. Kendati demikian, pemerintah tetap bersikukuh melanjutkan tahapan fisik proyek yang diklaim terinspirasi dari berbagai monumen ikonis di kota-kota besar dunia.