Pasar kendaraan listrik di Amerika Serikat menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan, namun Tesla justru semakin kokoh di puncak dominasi industrinya. Produsen mobil listrik asal Austin, Texas tersebut berhasil menguasai lebih dari 60 persen pendaftaran kendaraan listrik baru di AS pada bulan Juni, sementara kinerja merek-merek lain justru merosot tajam berdasarkan data dari Mobility Global.
Total pendaftaran kendaraan listrik baru tercatat mengalami penurunan sebesar 11 persen pada bulan tersebut. Penurunan ini menandai tren negatif selama sembilan bulan berturut-turut setelah kebijakan penghapusan insentif pajak federal untuk pembelian kendaraan listrik diberlakukan. Merek-merek non-Tesla menjadi kontributor utama atas penurunan pendaftaran tahunan tersebut dengan total angka mencapai ratusan ribu unit kendaraan.
Meskipun industri secara keseluruhan menghadapi tekanan berat, reputasi Tesla sebagai merek kendaraan listrik paling populer terus mendorong kenaikan angka penjualan mereka. Model Y tercatat sebagai kendaraan terlaris yang menyumbang sebagian besar pangsa pasar EV pada periode tersebut, mengungguli berbagai kompetitor lama di industri otomotif global.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDi sisi lain, para pengamat menilai bahwa konsumen di AS mulai mengabaikan berbagai kontroversi yang melibatkan CEO Tesla, Elon Musk, demi mendapatkan produk kendaraan listrik yang diandalkan. Keunggulan teknologi serta ketersediaan pasokan membuat posisi perusahaan ini sulit digoyahkan oleh para pesaing di tengah lesunya pasar otomotif ramah lingkungan.