Pabrik sel baterai Ultium Cells di Warren, Ohio, yang merupakan usaha patungan antara General Motors dan LG Energy Solution, bersiap kembali memproduksi sel kantong untuk kendaraan listrik setelah libur panjang selama tujuh bulan.
Menurut Tom Gallagher selaku wakil presiden operasi Ultium, lini perakitan tersebut dijadwalkan mulai kembali beroperasi pekan depan dengan melibatkan sekitar 1.400 tenaga kerja yang kembali aktif.
Fasilitas pembuatan sel Nickel Cobalt Manganese Aluminum berukuran besar tersebut sebelumnya terpaksa ditutup pada Januari lalu karena permintaan pasar melemah menyusul pencabutan insentif pajak federal.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelama masa penutupan pabrik di Ohio tersebut, General Motors juga sempat menghentikan operasional pabrik kendaraan listrik di Detroit guna membatasi produksi berbagai model mobil listrik premium.
Strategi Baru Industri Baterai dan Kebangkitan Pasar
Usaha patungan antara General Motors dan LG Energy Solution tersebut juga mengoperasikan fasilitas kedua di Tennessee yang kini dialihfungsikan guna memproduksi sistem penyimpanan energi serta sel LFP.
Di sisi lain, General Motors sebelumnya sempat menjalin kerja sama dengan Samsung SDI untuk proyek pabrik baterai di Indiana sebelum akhirnya perusahaan asal Korea Selatan tersebut mengambil alih penuh kepemilikan saham.
Pasar kendaraan listrik global sendiri sempat mengalami kelesuan parah pada kuartal pertama menyusul lonjakan pembelian pada akhir tahun lalu sebelum insentif pajak dicabut pemerintah.
Kini, industri otomotif mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan secara perlahan pada kuartal kedua, mendorong General Motors kembali mengaktifkan rantai pasok baterai utama mereka di kawasan Amerika Serikat.