Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Donald Trump Gunakan Hak Pilih...
INTERNASIONAL

Donald Trump Gunakan Hak Pilih Melalui Surat Suara Meski Kritik Keras Metode Tersebut

By Dewi Lestari 3 min read 18 Agustus 2026
Donald Trump menggunakan hak pilih melalui surat suara pos dalam pemilihan pendahuluan di Florida

Donald Trump menggunakan hak pilih melalui surat suara pos dalam pemilihan pendahuluan di Florida

Donald Trump Gunakan Surat Suara Pos Meski Sering Kritik Metode Tersebut

Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menjadi pusat perhatian setelah diketahui menggunakan surat suara via pos untuk memberikan suaranya dalam pemilihan pendahuluan Partai Republik di Florida. Data catatan pemungutan suara lokal menunjukkan bahwa Trump mengirimkan surat suaranya ke Palm Beach County pada 13 Agustus lalu menjelang pemilihan hari Selasa.

Tindakan ini memicu kritik karena Trump secara konsisten melabeli metode pemungutan suara via pos sebagai praktik yang "sangat korup". Bahkan bulan lalu, dalam sebuah pidato, ia secara eksplisit menyatakan bahwa metode tersebut rentan terhadap kecurangan yang meluas.

Juru bicara Gedung Putih, Olivia Wales, menanggapi sorotan ini dengan menegaskan bahwa tidak ada keanehan dalam penggunaan metode tersebut oleh Trump. "Seperti yang telah dikatakan Presiden Trump, SAVE America Act memiliki pengecualian yang masuk akal bagi warga Amerika untuk menggunakan surat suara via pos karena alasan penyakit, disabilitas, militer, atau perjalanan," ujar Wales kepada Politico.

Kontroversi dan Pendirian Politik Trump

Pilihan Trump untuk menggunakan surat suara via pos bukanlah yang pertama kali dilakukannya selama masa kritik kerasnya terhadap metode tersebut. Pada Maret lalu, ia juga tercatat memberikan suara melalui pos dalam pemilihan khusus legislatif negara bagian di Florida.

Catatan menunjukkan bahwa pada saat itu, Trump sebenarnya memiliki kesempatan untuk memberikan suara secara langsung di tempat pemungutan suara. Ia menghabiskan akhir pekan sebelumnya di Mar-a-Lago, di mana opsi pemungutan suara langsung sebenarnya tersedia bagi warga setempat.

Dalam berbagai forum, termasuk acara diskusi meja bundar, Trump secara berulang kali mengecam pemungutan suara via pos dengan retorika tajam. Ia bahkan secara terbuka menyebut praktik tersebut sebagai bentuk kecurangan yang terorganisir.

Upaya Trump untuk membatasi metode ini dituangkan dalam rancangan undang-undang yang disebut SAVE America Act. RUU ini bertujuan untuk melarang hampir seluruh bentuk pemungutan suara melalui pos dan mewajibkan bukti kewarganegaraan secara fisik saat pendaftaran.

Meskipun membela diri dengan alasan pengecualian bagi individu, tindakan Trump ini tetap dinilai kontradiktif oleh banyak pihak. Ia tetap mendesak agar pemerintah melarang metode pemungutan suara universal via pos yang dinilainya sangat rentan terhadap tindak kecurangan.

Kontroversi dan Pendirian Politik Trump

Pilihan Trump untuk menggunakan surat suara via pos bukanlah yang pertama kali dilakukannya selama masa kritik kerasnya terhadap metode tersebut. Pada Maret lalu, ia juga tercatat memberikan suara melalui pos dalam pemilihan khusus legislatif negara bagian di Florida.

Catatan menunjukkan bahwa pada saat itu, Trump sebenarnya memiliki kesempatan untuk memberikan suara secara langsung di tempat pemungutan suara. Ia menghabiskan akhir pekan sebelumnya di Mar-a-Lago, di mana opsi pemungutan suara langsung sebenarnya tersedia bagi warga setempat.

Dalam berbagai forum, termasuk acara diskusi meja bundar, Trump secara berulang kali mengecam pemungutan suara via pos dengan retorika tajam. Ia bahkan secara terbuka menyebut praktik tersebut sebagai bentuk kecurangan yang terorganisir.

Upaya Trump untuk membatasi metode ini dituangkan dalam rancangan undang-undang yang disebut SAVE America Act. RUU ini bertujuan untuk melarang hampir seluruh bentuk pemungutan suara melalui pos dan mewajibkan bukti kewarganegaraan secara fisik saat pendaftaran.

Respon dan Langkah Legislasi Terkait

Trump terus mendorong pengesahan SAVE America Act melalui berbagai platform, termasuk media sosial Truth Social miliknya. Ia menekankan perlunya sistem identitas foto yang valid bagi setiap pemilih, merujuk pada standar yang diterapkan di negara lain sebagai pembanding.

Polemik ini terus berlanjut setelah Mahkamah Agung menolak upaya Trump untuk membatasi jumlah surat suara via pos yang dapat dihitung. Keputusan tersebut membuat Trump sempat mengisyaratkan gagasan untuk menyatakan keadaan darurat nasional guna mengendalikan proses pemilu.

Pendukung Trump berpendapat bahwa konsistensi diperlukan dalam integritas pemilu. Mereka melihat langkah Trump sebagai upaya untuk memastikan keamanan proses demokrasi dari potensi manipulasi yang tidak diinginkan.

Hingga saat ini, perdebatan mengenai penggunaan surat suara via pos tetap menjadi isu panas dalam politik Amerika Serikat. Data menunjukkan bahwa preferensi metode pemungutan suara masih terbelah secara tajam di antara pendukung partai dan wilayah geografis yang berbeda.

__QUOTE__ "Saya menyebutnya sebagai kecurangan lewat pos, dan kita harus melakukan sesuatu untuk mengatasinya," ujar Trump dalam sebuah acara."

Topics
politik amerika serikat donald trump pemilu surat suara
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.