Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Gedung Putih Serang Reporter CNN...
INTERNASIONAL

Gedung Putih Serang Reporter CNN Kristen Holmes dengan Komentar Mengenai Anaknya

By Dewi Lestari 3 min read 18 Agustus 2026
Kristen Holmes, koresponden Gedung Putih CNN yang diserang setelah bertanya kepada Donald Trump

Kristen Holmes, koresponden Gedung Putih CNN yang diserang setelah bertanya kepada Donald Trump

Gedung Putih terlibat dalam perselisihan terbuka dengan jurnalis senior CNN, Kristen Holmes, setelah sang reporter mengajukan pertanyaan kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ketegangan memuncak ketika pihak Gedung Putih melontarkan kritik personal yang menyinggung posisi Holmes sebagai orang tua.

Peristiwa ini bermula saat Holmes bertanya kepada Trump mengenai komentar Senator Demokrat Jon Ossoff. Pertanyaan tersebut berkaitan dengan hubungan kerja Trump dan asisten eksekutif perempuannya yang sedang mendapat perhatian publik.

Presiden Trump merespons pertanyaan tersebut dengan kemarahan di Ruang Oval. "Tenang, tenang, tenang. Anda sangat tidak sopan. Berita palsu, Anda adalah berita palsu, Anda orang yang keras dan gaduh. Anda reporter palsu dan Anda melaporkan berita palsu," ujar Trump saat merespons Holmes.

Tak berhenti di situ, akun media sosial resmi Gedung Putih turut menyerang Holmes dengan menyebutnya sebagai aib bagi profesinya. Serangan ini dinilai sebagai respons yang tidak lazim terhadap seorang jurnalis yang menjalankan tugas peliputan.

Kronologi Kejadian dan Konteks Pertanyaan

Ketegangan berakar dari pidato Senator Jon Ossoff pada hari Minggu yang mengkritik kinerja Presiden Trump. Ossoff menyinggung penggunaan fasilitas penerbangan yang diberikan oleh emir Qatar oleh Trump dan asisten eksekutifnya, Natalie Harp.

Holmes mencoba mengonfirmasi pernyataan Ossoff tersebut kepada Trump secara langsung. Pertanyaan ini ditujukan untuk mendapatkan klarifikasi resmi dari pihak kepresidenan terkait tuduhan yang beredar di ranah politik.

Setelah sesi di Ruang Oval, Gedung Putih meluncurkan serangan lanjutan melalui platform X. Mereka menuduh Holmes telah melakukan tindakan tidak etis dalam menyampaikan pertanyaan tersebut.

Pihak Gedung Putih dalam pernyataan tertulisnya menegaskan bahwa pertanyaan Holmes sangat tidak manusiawi. Mereka bahkan mengaitkan profesi jurnalisme Holmes dengan dampak psikologis bagi anak-anaknya di masa depan.

Tanggapan CNN dan Prinsip Kebebasan Pers

Pihak CNN segera mengeluarkan pernyataan pembelaan terhadap Kristen Holmes. Mereka menegaskan bahwa pertanyaan yang diajukan oleh Holmes bersifat relevan, tegas, dan layak untuk diberitakan oleh seorang jurnalis senior.

CNN menyebut bahwa tindakan pejabat publik untuk menantang pelaporan adalah hal yang lumrah. Namun, serangan personal terhadap jurnalis karena mengajukan pertanyaan dianggap tidak pantas bagi martabat sebuah jabatan tinggi negara.

Organisasi berita tersebut juga menekankan bahwa serangan semacam ini tidak sejalan dengan prinsip-prinsip kebebasan pers yang dijamin di Amerika Serikat. Hal ini menciptakan preseden buruk dalam interaksi antara pemerintah dan media.

Hingga saat ini, belum ada respons lebih lanjut dari Gedung Putih mengenai kritik balik dari pihak media. Insiden ini menambah panjang daftar ketegangan antara administrasi Trump dengan sejumlah organisasi media besar di Amerika Serikat.

__QUOTE__ "Someday, your children will come across your disgusting and inhumane question. They will be sickened and embarrassed to have a parent be so callous and vindictive," tulis akun resmi Gedung Putih."

Topics
berita politik amerika serikat jurnalisme donald trump
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.