Sebagaimana diwartakan oleh Tagesspiegel, sinema Jerman kedatangan sebuah karya debut yang memukau dan jauh dari kesan klise perkotaan berjudul The Lights, They Fall. Disutradarai oleh Saša Vajda yang lahir di Munich pada tahun 1989, film ini berhasil menampilkan sisi lain kota Berlin yang sunyi, asing, dan terasa seperti dunia para arwah.
Berdasarkan laporan media tersebut, film ini berfokus pada karakter Ilay, seorang remaja berusia 16 tahun yang diperankan oleh Mohammed Yassin Ben Majdouba. Ia dikisahkan mengalami insomnia parah dan keterasingan mental akibat ibunya yang sedang berjuang melawan penyakit parah di ambang kematian.
Mengutip ulasan dari kritikus film, Ilay digambarkan hidup dalam dunianya sendiri dan merasa waktu telah berhenti baginya, seperti saat ia mengunjungi toko barang antik tanpa jam penunjuk waktu kota Berlin. Ia bahkan sempat melontarkan pernyataan kepada seorang pekerja sosial bahwa dirinya kini telah berubah menjadi sesosok hantukarena beratnya beban hidup yang ditanggung.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKeunikan dari film ini terletak pada penggunaan aktor non-profesional yang memberikan sentuhan naturalisme tanpa rekayasa berlebihan. Melalui arahan sinematografi yang puitis dan tenang dari juru kamera Tom Otte, penonton diajak menyelami realitas rapuh di pinggiran kota Berlin yang penuh dengan pergulatan batin para karakternya.
Selain menyoroti pergumulan hidup Ilay, film ini juga menghadirkan karakter pendukung seperti Ana, seorang perawat paliatif asal Meksiko yang turut merawat ibu Ilay di tengah masalah pribadinya sendiri. Keseluruhan narasi menyuguhkan potret perpisahan yang lambat namun sangat membekas bagi siapa saja yang menyaksikannya.