Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah perairan Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu pagi, menewaskan setidaknya 20 orang serta memicu bencana longsor di beberapa titik. Berdasarkan analisis Kabayan News, guncangan dangkal ini turut merusak berbagai fasilitas umum dan memaksa ribuan warga mengungsi demi mencari keselamatan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami sesaat setelah gempa terjadi akibat kedalaman dangkal dan kekuatan besar yang tercatat. Namun, peringatan tersebut dicabut tidak lama kemudian setelah pemantauan menunjukkan tidak ada kenaikan permukaan air laut yang membahayakan kawasan pesisir.
Menurut laporan Fathur Rahman selaku kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, tim evakuasi berhasil menemukan 20 korban jiwa di tiga kabupaten terdampak parah yaitu Sikka, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur. Sebanyak delapan korban di antaranya ditemukan tertimbun material longsor di Desa Reok, Manggarai.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebagaimana dilaporkan oleh Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur Inspektur Jenderal Rudi Darmoko, jaringan komunikasi dan aliran listrik yang terputus sempat menghambat proses evakuasi korban. Longsoran tanah di Kabupaten Ende juga memutus jalur vital Trans-Flores yang menghubungkan Labuan Bajo serta Larantuka.
Mengutip laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, pihak berwenang telah mengerahkan helikopter untuk memperlancar distribusi logistik serta evakuasi darurat di wilayah kepulauan tersebut. Sekitar 2.000 warga di Kabupaten Nagekeo juga terpantau meninggalkan kediaman mereka menuju lokasi pengungsian sementara.
Wilayah kepulauan Indonesia memang berada di atas jalur lempeng tektonik aktif yang dikenal sebagai Cincin Api Pasifik sehingga rentan terhadap aktivitas seismik berkekuatan besar. Peristiwa kelam serupa pernah melanda kawasan Flores pada tahun 1992 ketika gempa dahsyat memicu gelombang tsunami besar dan merenggut ribuan nyawa.