Atlantic bluefin tuna seberat 338 kg berhasil ditangkap di lepas pantai Yorkshire untuk pertama kalinya dalam kurun waktu sekitar 60 tahun terakhir. Spesies ikan raksasa tersebut sempat menghilang dari Laut Utara sejak dekade 1960-an akibat penangkapan ikan berlebihan serta berkurangnya populasi ikan haring.
Anggota kru kapal The Dominator, Jack Gardner, mengungkapkan kegembiraannya setelah berhasil mendaratkan tangkapan bersejarah bersama empat rekan lainnya di perairan yang berjarak 16 km dari Pelabuhan Whitby. Kru kapal tersebut sempat menarik ikan buruan tersebut sejauh 8 km sebelum berhasil mengangkatnya ke atas kapal.
Ikan tangkapan langka tersebut langsung terjual bahkan sebelum kapal merapat kembali ke pelabuhan Whitby kepada pembeli dari Hook to Plate, Lance Varrell. Ikan berkualitas tinggi tersebut rencananya akan dipasarkan langsung ke restoran, pasar sushi, dan konsumen umum dengan nilai jual yang sangat tinggi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKehadiran kembali ikan predator puncak ini di perairan Inggris disambut positif oleh para peneliti dari University of Exeter yang memantau ekosistem laut setempat. Para peneliti menilai kembalinya spesies tersebut menjadi indikator bahwa ekosistem perairan di kawasan itu berada dalam kondisi sehat berkat pengelolaan perikanan yang baik.
Sejarah Tangkapan Tuna dan Penelitian Universitas Exeter
Kawasan Scarborough dan Whitby dulunya sempat menjadi destinasi populer bagi pemancing dunia pada periode antarperang berkat keberadaan ikan tuna ukuran besar yang dijuluki tunny. Aktor ternama masa lampau seperti John Wayne dan Errol Flynn bahkan pernah mengunjungi Scarborough Tunny Club untuk berpartisipasi dalam olahraga memancing tersebut.
Akan tetapi, populasi ikan tuna mengalami penurunan drastis pada era 1950-an seiring dengan perkembangan teknologi penangkapan ikan komersial modern. Sejak tahun 2018, para peneliti dari University of Exeter tercatat telah menandai sebanyak 165 ekor bluefin tuna di sepanjang pantai Atlantik Inggris, Wales, dan Jersey.
Peneliti utama dari University of Exeter, Dr Lucy Hawkes, menyatakan bahwa kembalinya ikan tuna sirip biru dipicu oleh pengelolaan perikanan yang cermat serta kuota tangkapan nasional yang ketat. Keberadaan predator puncak ini sekaligus menandakan bahwa ekosistem laut di bawahnya menunjukkan kondisi pemulihan yang sangat baik.
Tim peneliti saat ini terus melacak pergerakan ikan tuna yang tertangkap di lepas pantai Whitby untuk memahami asal-usul serta pola migrasi mereka dalam beberapa tahun ke depan. Penelitian lanjutan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman komprehensif mengenai populasi spesies ikan bernilai tinggi tersebut di perairan Inggris.