Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Iran Makin Pertahankan Diri,...
INTERNASIONAL

Iran Makin Pertahankan Diri, Strategi Mosaik Bikin AS Ketakutan

By Dewi Lestari • 2 min read • 23-07-2026
Strategi pertahanan mosaik Iran dalam menghadapi gelombang serangan militer Amerika Serikat

Strategi pertahanan mosaik Iran dalam menghadapi gelombang serangan militer Amerika Serikat

Ketegangan di kawasan Timur Tengah kian memuncak setelah militer Amerika Serikat kembali meluncurkan gelombang serangan udara ke wilayah Teheran pada Rabu. Sebagai bentuk balasan langsung, Iran melepaskan tembakan rudal yang menghantam kawasan perbatasan Yordania dan Israel, serta memicu peringatan darurat di Bahrain hingga Arab Saudi.

Berdasarkan pengamatan tim redaksi, langkah balasan Iran yang menyasar wilayah Aqaba dekat Eilat menunjukkan eskalasi konflik yang berpotensi meluas. Meskipun Teheran sempat berupaya membatasi konfrontasi langsung dengan pihak Israel, kehancuran kesepakatan gencatan senjata memaksa militer Iran mengambil opsi serangan presisi.

Menanggapi daya tahan Teheran yang tetap solid meski dihujani tembakan musuh, akademisi sekaligus pakar Hubungan Internasional Universitas Sebelas Maret, Septyanto Galan Prakoso, memberikan analisis mendalam. Menurut Septyanto, ketangguhan militer Iran bersumber dari penerapan skenario perang khusus yang sangat adaptif di lapangan.

Menurut Septyanto, Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC telah lama menerapkan apa yang disebut sebagai mosaic defence strategy dalam sistem komando pertahanan mereka. "Dalam defensif, ada satu pola yang terlihat di mana Iran punya mosaic defence. Ketika IRGC memberikan satu komando atau pola untuk pertahanan keamanan negaranya, tidak terpusat atau tidak bergantung dari komando pusat di Teheran saja," ujarnya.

Lebih lanjut, dari pantauan redaksi, skenario desentralisasi komando ini membuat struktur pertahanan Iran sangat sulit dilumpuhkan total hanya dengan menghancurkan fasilitas utama di ibu kota. Setiap perwira di tingkat daerah telah dibekali otoritas mandiri beserta persenjataan yang tersembunyi untuk merespons ancaman secara cepat.

"Sudah ada skenario yang dilatih ketika ada serangan yang diinisiasi oleh otoritas di provinsi-provinsi di Iran. Jadi menarik, sudah ada senjata-senjata yang disiapkan, sampai perwira-perwiranya sudah ada. Ketika Amerika menyerang fasilitas-fasilitas, jangan khawatir, masih banyak fasilitas yang belum diakses. Masih banyak rudal yang belum diluncurkan dan siap diluncurkan," tambah pengamat tersebut.

Kondisi ini menandakan bahwa peta perselisihan antara Iran dan Amerika Serikat beserta sekutunya masih berpotensi berlangsung dalam jangka panjang. Ketersediaan amunisi balistik serta kesiapan komando lokal menjadikan Teheran sebagai kekuatan yang sangat sukar ditundukkan dalam pertempuran asimetris di kawasan.

Topics
iran amerika serikat konflik timur tengah irgc yordania israel pertahanan mosaik
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.