Kasus infeksi bakteri pemakan daging Vibrio vulnificus di wilayah pesisir Louisiana mencatatkan lonjakan signifikan pada musim panas ini. Departemen kesehatan setempat mengonfirmasi sembilan orang telah terinfeksi dan seluruhnya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Berdasarkan laporan Los Angeles Times, dari sembilan pasien tersebut, lima orang dilaporkan meninggal dunia akibat keganasan bakteri tersebut. Angka kematian ini jauh melampaui rata-rata dekade sebelumnya yang biasanya hanya mencatat satu kematian dari tujuh kasus dalam periode serupa.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Segera cari perawatan medis jika luka terpapar air payau atau air asin menjadi merah, bengkak, nyeri, hangat, atau berubah warna," demikian imbauan resmi dari pihak kesehatan Louisiana kepada para pengunjung pantai.
Bakteri Vibrio vulnificus dikenal sangat menyukai lingkungan air laut hangat serta perairan payau di muara dan laguna pesisir Teluk Meksiko. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, perubahan iklim turut memicu perluasan habitat bakteri ini ke wilayah yang lebih utara setiap tahunnya.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mencatat tingkat kefatalan infeksi bakteri ini mencapai satu dari lima kasus. Risiko tertinggi umumnya mengancam para lanjut usia, penderita penyakit hati, diabetes, serta individu dengan sistem kekebalan tubuh melemah.