Krisis iklim global kian memperlihatkan dampak nyata ketika gelombang panas ekstrem dan kebakaran hutan melanda berbagai wilayah di Eropa. Berdasarkan analisis pengamatan Kabayan News, kerugian ekonomi akibat bencana lingkungan ini telah melampaui estimasi awal tahunan.
Kebakaran hutan hebat di Spanyol dan Prancis menghanguskan hampir setengah juta hektar lahan serta menimbulkan kerugian ekonomi masif di lima negara zona Euro. Sebagaimana dilaporkan Financial Times, biaya bencana tersebut melampaui angka tiga miliar euro.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSituasi krisis lingkungan ini terjadi bersamaan dengan lonjakan harga minyak global akibat konflik geopolitik di Timur Tengah. Mengutip laporan The Guardian, delapan perusahaan minyak terkemuka dunia membukukan keuntungan fantastis mencapai 93 miliar dolar Amerika Serikat dalam tiga bulan.
Lonjakan laba perusahaan energi besar memicu kritik tajam dari berbagai kalangan pemerhati lingkungan hidup. Pengamat menilai industri bahan bakar fosil terus meraup keuntungan dari penderitaan publik di tengah ancaman kerusakan planet bumi.
Desakan agar pemerintah memperketat regulasi pajak khusus bagi perusahaan minyak semakin menguat guna mendanai transisi energi bersih. Pajak tersebut dapat dialokasikan membangun infrastruktur mitigasi bencana serta memperluas pemanfaatan panel surya.