Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Pengamat: Negara Teluk Tak Balas...
INTERNASIONAL

Pengamat: Negara Teluk Tak Balas Iran, Teheran Bertahan Hadapi AS

By Dewi Lestari • 2 min read • 20 Juli 2026
Pengamat politik Pizaro Gozali memberikan analisis mengenai konflik Iran dan Amerika Serikat di Teluk

Pengamat politik Pizaro Gozali memberikan analisis mengenai konflik Iran dan Amerika Serikat di Teluk

Negara-negara di kawasan Teluk diperkirakan tidak akan terlibat langsung dalam konfrontasi militer meski Iran melancarkan serangan ke sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di wilayah kawasan, termasuk di Kuwait dan Bahrain.

Berdasarkan analisis Peneliti Asia Middle East Center, Pizaro Gozali, negara-negara Teluk cenderung mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi ketimbang membuka front pertempuran baru yang berisiko tinggi.

Dari pantauan redaksi, eskalasi ketegangan memang terus dipantau secara ketat oleh para pengamat internasional menyusul meningkatnya kekhawatiran meluasnya bentrokan militer di wilayah strategis tersebut.

Menurut Pizaro, negara-negara Teluk tidak akan pernah membalas serangan kepada Iran. "Seperti Yordania ya. Yordania itu juga tidak punya kemampuan untuk perang melawan jarak jauh kepada Iran dan dia khawatir serangan dari Iran itu akan membakar kota-kotanya," ujarnya.

Berdasarkan keterangan Pizaro, Kuwait secara resmi telah menyatakan tidak mengizinkan wilayahnya digunakan untuk basis serangan terhadap Iran, meskipun secara politik dan keamanan Kuwait masih memiliki ketergantungan erat pada Amerika Serikat. "Kuwait akan sangat sulit lepas dari kekuasaan politik dan keamanan Amerika Serikat," tambahnya.

Dari pengamatan tim redaksi, upaya pencegahan meluasnya perang kini menjadi fokus utama bagi diplomat di kawasan. Pizaro menegaskan bahwa tindakan yang paling mungkin dilakukan negara Teluk adalah mendorong pihak-pihak bertikai agar Amerika Serikat dan Iran bersedia kembali ke meja perundingan.

Di sisi lain, Teheran dinilai masih memiliki daya tahan militer dan politik yang memadai untuk menghadapi gempuran serta tekanan dari Amerika Serikat. "Iran punya pengalaman perang delapan tahun dengan Irak. Mereka juga punya pengalaman menghadapi konflik berkepanjangan melalui proksi seperti Hizbullah," jelas Pizaro mengenai ketahanan negara tersebut.

Topics
iran amerika serikat negara teluk pizaro gozali konflik timur tengah kuwait bahrain
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.