Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Profil Duke Energy, Raksasa Energi...
INTERNASIONAL

Profil Duke Energy, Raksasa Energi Listrik Asal Amerika

By Dewi Lestari • 2 min read • 13 Agustus 2026
Gedung kantor pusat Duke Energy Corporation di Charlotte North Carolina

Gedung kantor pusat Duke Energy Corporation di Charlotte North Carolina

Duke Energy Corporation beroperasi sebagai perusahaan holding tenaga listrik dan gas alam di Amerika Serikat dengan kantor pusat di Charlotte, North Carolina. Perusahaan ini melayanan lebih dari 7 juta pelanggan di wilayah timur Amerika Serikat dan masuk dalam jajaran elit Fortune 500.

Perusahaan tersebut menguasai kapasitas pembangkit basis dan puncak sebesar 58.200 megawatt yang didistribusikan melalui jaringan luas. Wilayah operasional Duke Energy mencakup area seluas 104.000 mil persegi dengan ratusan ribu mil jalur distribusi untuk memenuhi kebutuhan energi konsumen.

Sejarah korporasi bermula pada tahun 1900 ketika Catawba Power Company didirikan oleh Walker Gill Wylie melalui pembangunan stasiun tenaga air di Sungai Catawba. Ekspansi bisnis terjadi secara bertahap melalui berbagai merger strategis dengan perusahaan utilitas lain termasuk Southern Power Company.

Transformasi besar terjadi ketika Duke Power bergabung dengan PanEnergy pada tahun 1997 hingga resmi membentuk Duke Energy. Aksi korporasi berlanjut pada tahun 2006 melalui merger dengan Cinergy Corporation yang memperluas jangkauan layanan hingga kawasan Midwest Amerika Serikat.

Transformasi Bisnis dan Ekspansi Duke Energy

Portofolio pembangkit Duke Energy memadukan berbagai sumber energi mulai dari fasilitas nuklir, pembangkit batubara, gas alam, hingga tenaga air konvensional. Pendekatan diversifikasi ini dirancang untuk memastikan keandalan pasokan listrik bagi jutaan rumah tangga dan sektor komersial.

Perjalanan bisnis Duke Energy diwarnai oleh berbagai langkah divestasi dan akuisisi guna memperkuat fokus operasional. Pada tahun 2023, perusahaan melepas unit bisnis energi terbarukan skala utilitas kepada Brookfield Renewable Partners untuk merampingkan portofolio.

Langkah ekspansi signifikan lain tercatat pada tahun 2016 ketika perusahaan merampungkan pembelian Piedmont Natural Gas senilai 4,9 miliar dolar AS sebagai anak usaha penuh. Keputusan ini memperkuat posisi korporasi dalam penyediaan infrastruktur gas alam di kawasan tersebut.

Di bidang teknologi perkotaan, perusahaan turut memprakarsai inisiatif Envision Charlotte pada tahun 2011 untuk mendorong efisiensi energi di gedung-gedung komersial perkotaan. Program ini menargetkan pengurangan konsumsi energi secara signifikan pada bangunan berukuran besar.

Topics
duke energy energi listrik amerika serikat charlotte perusahaan energi fortune 500 utilitas north carolina
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.