John Deere beroperasi sebagai korporasi terkemuka asal Amerika Serikat yang memproduksi mesin pertanian, peralatan kehutanan, mesin diesel, serta drivetrain untuk berbagai kendaraan berat dan perawatan rumahan di seluruh dunia.
Perusahaan ini didirikan pada tahun 1836 oleh John Deere, seorang pandai besi asal Rutland, Vermont, yang pindah ke Illinois dan memelopori pembuatan bajak baja pembersih mandiri pada tahun 1837.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeInovasi bajak baja tersebut membantu para petani mengatasi lengketnya tanah liat prairie di Midwest, sekaligus mendorong ekspansi besar-besaran migrasi ke dataran besar Amerika pada abad ke-19.
Seiring berjalannya waktu, perusahaan bertransformasi menjadi raksasa industri global melalui berbagai akuisisi strategis, termasuk pembelian Waterloo Gasoline Engine Company pada tahun 1918 yang memulai era produksi traktor modern.
Transformasi Bisnis dan Perjalanan Panjang John Deere
Transformasi bisnis terus dilakukan oleh perusahaan melalui pengembangan lini produk inovatif seperti traktor seri D, mesin pemanen gabungan, hingga ekspansi fasilitas manufaktur ke berbagai belahan dunia termasuk Argentina.
Divisi pertanian dan peralatan berat perusahaan terus menghadirkan teknologi mutakhir guna mendukung produktivitas petani global, mempertahankan reputasi sebagai penyedia alat pertanian paling diandalkan.
Selain memproduksi mesin untuk sektor agrikultur, perusahaan juga menyediakan layanan keuangan serta berbagai aktivitas pendukung untuk membantu para pelanggan setianya di seluruh dunia.
Meskipun menghadapi persaingan ketat di industri alat berat, John Deere tetap kokoh mempertahankan warisan kualitas dan inovasi yang telah dibangun selama lebih dari satu setengah abad.