Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Profil TigerDirect Pengecer...
INTERNASIONAL

Profil TigerDirect Pengecer Elektronik dan Perangkat Komputer

By Dewi Lestari 3 min read 15 Agustus 2026
Tampilan logo dan situs web TigerDirect sebagai pengecer perangkat komputer

Tampilan logo dan situs web TigerDirect sebagai pengecer perangkat komputer

TigerDirect adalah perusahaan pengecer daring yang berbasis di El Segundo, California, Amerika Serikat, dengan fokus utama pada penjualan produk elektronik, komputer, dan berbagai komponen perangkat keras. Sejarah perusahaan ini bermula pada tahun 1985 ketika didirikan dengan nama BLOC Development Corp., yang awalnya bergerak sebagai penerbit perangkat lunak utilitas dan aplikasi. Seiring berjalannya waktu, perusahaan melakukan perubahan model bisnis secara drastis hingga bertransformasi menjadi katalog penjualan dan pengecer perangkat komputer berbasis web.

Dalam perjalanannya, TigerDirect pernah berada di bawah kepemilikan Systemax, sebuah korporasi yang dikenal karena mengakuisisi kekayaan intelektual dari merek ritel AS yang telah tutup seperti Circuit City dan CompUSA. Perusahaan ini juga memperluas jangkauan pasarnya melalui saluran ritel konvensional serta perdagangan antar-bisnis (B2B). Sebagian besar bisnis TigerDirect ditopang oleh penjualan elektronik berbasis katalog dan situs web, di mana mereka mengandalkan strategi pemasaran rabat untuk menawarkan harga yang lebih kompetitif kepada para konsumen.

Meskipun sempat mencatatkan masa-masa kejayaan sebagai salah satu destinasi belanja perangkat keras komputer daring yang populer, perusahaan ini juga menghadapi berbagai tantangan operasional dan masalah hukum. Berbagai isu terkait program rabat, sengketa merek dagang, hingga perubahan tren pasar ritel menuntut perusahaan untuk terus melakukan restrukturisasi. Kepemilikan perusahaan kemudian berpindah tangan ke PCM Inc. pada akhir tahun 2015 guna menyelamatkan dan merestrukturisasi divisi ritel Amerika Utara tersebut.

Setelah melalui serangkaian transisi kepemilikan dan penyesuaian strategi bisnis digital, operasional TigerDirect secara perlahan dikurangi hingga akhirnya resmi menghentikan seluruh kegiatan ritelnya pada akhir bulan Maret 2023. Meskipun demikian, perjalanan panjang TigerDirect tetap tercatat sebagai salah satu bab penting dalam sejarah industri ritel teknologi dan e-commerce di Amerika Serikat.

Sejarah Berdirinya Perusahaan

Perusahaan ini didirikan pada tahun 1985 dengan nama awal BLOC Development Corp. oleh sekelompok pendiri yang terdiri dari Frank Millman, Jorge Torres, Frank Haggar, Phil Bolin, Stephan Whitney, dan Bob Horton. Pada awal pendiriannya, perusahaan ini beroperasi sebagai penerbit perangkat lunak utilitas dengan beberapa produk unggulan seperti FormTool yang digagas oleh Frank Millman dan Jorge Torres. Keberhasilan awal tersebut menempatkan perusahaan sebagai salah satu perintis perangkat lunak yang inovatif pada masanya.

Memasuki tahun 1989, Tiger Software menjadi anak perusahaan dari BLOC Development Corporation yang juga menaungi lini penerbitan perangkat lunak lainnya. Namun, manajemen mengambil keputusan strategis untuk meninggalkan pengembangan perangkat lunak yang menguntungkan demi fokus penuh pada katalog penjualan TigerSoftware pada tahun 1991. Karena model bisnis baru tersebut mengalami kerugian di bawah kepemimpinan Gilbert Fiorentino, perusahaan akhirnya dijual kepada Global DirectMail yang kemudian berganti nama menjadi Systemax.

Di bawah naungan Systemax, TigerDirect terus memperluas ekspansinya melalui peluncuran berbagai katalog khusus serta akuisisi merek-merek ritel terkenal yang telah bangkrut. Pada tahun 2008 dan 2009, Systemax mengakuisisi aset serta hak kekayaan intelektual dari merek ritel besar seperti CompUSA dan Circuit City. Kedua merek tersebut kemudian ditutup pada akhir Desember 2012 dan seluruh operasionalnya dikonsolidasikan langsung ke dalam situs web TigerDirect.com.

Transformasi besar kembali terjadi ketika perusahaan memutuskan untuk menutup sebagian besar toko fisik pada tahun 2015 guna memusatkan perhatian pada penjualan daring dan B2B. Pada akhir tahun yang sama, PCM Inc. resmi mengakuisisi divisi Grup Teknologi Amerika Utara milik Systemax, termasuk merek TigerDirect. Setelah sempat meluncurkan ulang situs e-commerce mereka pada awal tahun 2016, perusahaan akhirnya mengakhiri seluruh operasional ritelnya secara permanen pada akhir Maret 2023.

Perkembangan dan Inovasi

Strategi pemasaran TigerDirect sangat identik dengan penggunaan sistem rabat harga untuk menarik minat konsumen daring yang mencari perangkat komputer dengan harga terjangkau. Pendekatan ini berhasil membangun basis pelanggan yang besar di seluruh wilayah Amerika Serikat dan Kanada melalui penawaran komponen perangkat keras serta produk elektronik yang beragam. Selain melayani konsumen individu, perusahaan juga mengembangkan saluran penjualan bisnis ke bisnis secara intensif.

Kendati demikian, model pemasaran rabat yang diterapkan perusahaan sempat memicu berbagai persoalan hukum dan investigasi dari pihak berwenang. Pada tahun 2009, Jaksa Agung Florida mengajukan gugatan terkait permasalahan pencairan rabat konsumen yang dinilai tidak transparan, yang kemudian diselesaikan melalui jalur hukum. Perusahaan juga sempat menghadapi beberapa sengketa hukum lainnya, termasuk gugatan merek dagang terkait penggunaan nama sistem operasi komputer di masa lalu.

Di tengah ketatnya persaingan industri e-commerce dan perubahan preferensi konsumen, TigerDirect berupaya mempertahankan eksistensinya melalui integrasi platform digital yang lebih modern. Peralihan fokus ke arah penjualan daring secara penuh membantu perusahaan bertahan dalam menghadapi disrupsi ritel konvensional yang melanda industri perangkat teknologi. Dukungan infrastruktur dari perusahaan induk setelah akuisisi juga memungkinkan mereka untuk merestrukturisasi mesin pemasaran daringnya.

Meskipun perjalanan operasionalnya harus berakhir pada tahun 2023, warisan TigerDirect tetap dikenang sebagai salah satu perintis awal perdagangan elektronik di sektor perangkat keras komputer. Pengalaman transformasi dari penerbit perangkat lunak menjadi raksasa ritel daring memberikan banyak pelajaran berharga mengenai dinamika industri teknologi dan perdagangan digital modern.

Topics
ritel elektronik komputer bisnis amerika serikat
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.