United Nations atau Perserikatan Bangsa-Bangsa merupakan organisasi internasional antar-pemerintah yang didirikan melalui penandatanganan Piagam PBB pada 26 Juni 1945 dengan misi menjaga perdamaian dan keamanan internasional. Organisasi global ini berpusat di New York City serta memiliki kantor regional penting di Jenewa, Nairobi, Wina, dan Den Haag.
Berdasarkan analisis awak media, pembentukan PBB tidak lepas dari kegagalan pendahulunya yakni Liga Bangsa-Bangsa setelah Perang Dunia II. Gagasan utama organisasi ini digagas oleh Presiden Amerika Serikat Franklin D. Roosevelt bersama Perdana Menteri Inggris Winston Churchill melalui berbagai konferensi penting pada masa perang.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeStruktur operasional PBB didukung oleh enam organisasi utama meliputi Majelis Umum, Dewan Keamanan, Dewan Ekonomi dan Sosial, Mahkamah Internasional, Sekretariat, dan Dewan Perwalian. Dengan total 193 negara anggota serta dua negara pengamat, institusi ini menjalankan peran strategis dalam diplomasi multilateral, pembangunan sosial, dan misi perdamaian global.
Mengutip catatan sejarah perkembangan organisasi, PBB secara resmi mulai beroperasi setelah ratifikasi piagam oleh lima anggota tetap Dewan Keamanan yakni Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Uni Soviet, dan Cina pada 24 Oktober 1945. Pertemuan perdana Majelis Umum dan Dewan Keamanan kemudian diselenggarakan di London pada Januari 1946 sebelum akhirnya menetap di Amerika Serikat.
Meskipun diakui sebagai pemimpin global dalam bidang perdamaian dan kemanusiaan dengan beberapa tokohnya meraih Nobel Perdamaian, lembaga ini juga kerap menghadapi kritik. Dari pengamatan tim redaksi, berbagai pihak menyoroti tantangan efektivitas birokrasi, bias politik, hingga hambatan yang disebabkan oleh dinamika Perang Dingin pada masa lalu.